Rabu , Oktober 20 2021

9 Terpidana Korupsi Lolos Jadi Anggota DPR

Detak kampar.com, Jakarta – Sebanyak sembilan mantan anggota DPR Provinsi Papua Barat yang berstatus terpidana kasus korupsi, kembali terpilih sebagai anggota DPR periode 2014-2019.
Karena itu Majelis Rakyat Papua Barat (MPRB) meminta kepada Pemprov Papua Barat mengundur jadwal pelantikan anggota DPR yang direncanakan pada 2 Oktober 2014 mendatang hingga ada putusan hukum tetap terhadap sembilan anggota DPR tersebut.
Diketahui, sembilan anggota DPR itu sebelumnya divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi satu tahun enam bulan penjara dan dinaikkan oleh Pengadilan Tinggi menjadi empat tahun lima bulan penjara. Namun putusan itu belum tetap, karena mereka mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).
“MRPB tidak mencampuri urusan pemerintah, namun sebagai lembaga masyarakat MRPB hanya mengingatkan pemerintah, karena tidak layak wakil rakyat dilantik dengan status terpidana korupsi,” kata Ketua Majelis Rakyat Papua, Vitalis Yumthe.
Menurutnya, Pemprov Papua Barat harus terlebih dulu melakukan konsultasi dengan MA apakah sembilan anggota DPR terpidana korupsi itu dapat dilantik atau tidak. Karena jika dilantik kemudian putusan MA sembilan anggota DPR terpidana korupsi tersebut harus menjalani hukuman penjara jelas mereka tidak bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi sebaiknya menunggu sampai MA memutuskan hukuman sembilan terpidana agar ketika dieksekusi masuk penjara sembilan anggota DPR itu diganti barulah dilakukan pelantikan,” tambahnya. [dir/inilah.com]

Kirim komentar Anda disini

Komentar