Selasa , Oktober 19 2021

Agus Candra Bantah Olok – Olok Program Bupati Kampar

index
Agus Candra,S.ip Anggota DPRD Kampar

Detak Kampar.co.id BANGKINANG KOTA – Salah seorang anggota DPRD Kampar dari Fraksi Golkar Agus Candra menganggap peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar dari tahun ke tahun hanya bersifat ceremonial. Ia menilai belum ada yang istimewa. Sehinga masyarakat bisa merasakan maknanya, bahkan pada usia ke 66 masyakat masih banyak yang miskin.

“Kita belum bisa menghadirkan sesuatu yang bermakna bagi masyarakat. Hadiah untuk masyarakat itu tentunya dari APBD Kampar berupa program-prgram pengentasan kemiskinan yang benar terealisasi, apalagi di tahun terakhir masa kepemimpinan Jefry Noer,” terangnya senin 8/2.

Ditambahkan Agus seharusnya ada prioritas, jika program ini digadang-gadangkan secara terus-menerus. Menjadi headline di koran-koran, sementara rakyat tidak bisa menikmati.” Desa mana yang sudah merealisasikan?. tak kan ada masyarakat miskin yang mampu melaksanakan, sebab RTMPE itu mahal, apa yang mau mereka gadaikan sebagai jaminan ke bank ? Program itu tidak untuk masyarakat miskin,” terangnya.

“Harusnya programnya itu sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat. Saya punya tanggung jawab mempertanyakannya, karena saya anggota DPRD,” ungkapnya.

Menanggapi namanya disebut Bupati Kampar mengolok-ngolok bawangnya, saat Rapat Paripurna Istimewa HUT Kampar Agus menjawab santai. Dia membantah mengolok-ngolok program bawang Jefry Noer yang diberitakan masiv di media massa, bahkan kata Agus, sentra bawang merah sudah menjadi headline di koran-koran.

Agus mengaku hanya mempertanyakan program yang diagungkan-agungkan oleh Jefry Noer itu. Sebagai anggota DPRD dia punya hak untuk mempertanyakannya,”Sudah berapa luas lahan bawang itu, masih ada gak bawang itu di sana ?,” tanya Agus.(DK-tim)

Kirim komentar Anda disini

Komentar