Minggu , Desember 5 2021

Anak Buah “Minum Bareng” Bos PT Pembakar lahan, Mahasiswa Tuntut Kapolri Copot Kapolda Riau

photo-polisi-riau-bersama-bos-pt-apslUsai berederanya photo yang diduga merupakan pejabat kepolisian di Riau, sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat angkat suara. mereka menilai, munculnya photo tersebut melukai rakyat Riau yang selama ini menjadi korban asap.

“Kami merasa bahwa kongkow-kongkow yang dilakukan polda Riau ini bersama Pengusaha PT. APSL untuk mengamankan posisi perusahaan terkait Permasalahan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau,” ungkap Presiden Mahasiswa BEM UR, Abdul Khair.

Karenanya mereka menuntut, semua polisi yang ada di photo tersebut untuk diusut dan dicopot. Mereka juga menuntut Kapolri agar mencopot Kapolda Riau. Karena, selaku orang yang bertanggung jawab dalam hal ini tapi dinilai sangat tidak tidak optimal dalam menjalankan tugasnya.

BEM juga menuntut dengan tegas agar Presiden Jokowi segera bentuk tim Independen untuk menyelidiki penerbitan SP3, ke 15 Perusahaan Pembakar Hutan dan Lahan di Riau yang dinilai sangat tidak layak.

“Pihak Polda Riau seharusnya fokus mendalami kasus pembakaran hutan dan lahan yang telah meresahkan masyarakat selama 19 tahun ini. Dalam menjalani tugas dan fungsinya Polda Riau seharusnya menjunjung tinggi etika dalam Institusi Kepolisian, bukan melakukan tindakan yang mempermalukannya,” ungkap Abdul Khair.

Jika dalam waktu dekat tuntutan dari BEM Universitas Riau ini tidak di penuhi, maka dalam waktu 3 hari mereka akan melaksanakan Aksi Massa untuk menuntut hal sebagaimana dimaksud.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar