Minggu , Desember 5 2021

Anggap Berbahaya Polres Copot Klakson “Telolet” di Bus

48c370ce-6084-48b4-bca1-2b7a4a1d21c3_169

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jember bersama Dinas Perhubungan Jember, melakukan pemeriksaan layak teknis bus terkait klakson ‘Telolet’ di Terminal Tawangalun, Jember. Kegiatan tersebut dilakukan, karena klakson Telolet sudah bukan standar pabrikan dan dianggap mengganggu kenyamanan.

“Klakson telolet ini kesannya tidak serius dan mengundang perhatian pengguna jalan dengan maksud lain untuk main-main. Selain itu, saat dibunyikan, klakson ini dapat mengganggu konsentrasi pengendara yang lain, sehingga rentan menimbulkan kecelakaan baik bagi yang di jalan maupun yang minta klakson di pinggir jalan dengan kata-kata ‘om om telolet om’,” kata Kasat Lantas Polres Jember AKP Nopta Histaris Suzan, yang memimpin operasi tersebut, Kamis (22/12/2016) siang.

Karena itu, Nopta mengimbau dan menyarankan kepada semua sopir bus, untuk tidak menggunakan klakson Telolet. “Jangan hiraukan jika ada sekelompok orang yang berdiri di pinggir jalan ‘om om telolet om’ yang meminta supaya membunyikan klakson,” imbau Nopta.

Anggap Berbahaya, Polres Jember Copot Klakson Telolet di BusFoto: Yakub Mulyono

Jika memang ada yang menggunakan, Nopta meminta kesadaran sopir untuk segera melepas dan menggantinya dengan yang standar.

“Hari ini masih kita sosialisasikan. Jika nanti masih marak kita akan tindak bus yg menggunakan klakson dimaksud dengan tegas dengan Tilang,” tegas Nopta.

Untuk itu, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Otobus (PO), agar turut mengimbau para sopir tidak menggunakan klakson Telolet.

Dalam kegiatan kali ini, petugas menemukan satu bus yang menggunakan klakson ‘telolet’. Sebagai peringatan awal dan terakhir, petugas langsung mencopot klakson itu dan meminta sopir menggantinya dengan klakson standar.

“Jangan sampai klakson teloletnya dipasang lagi ya pak,” kata petugas yang terlibat dalam operasi itu sambil mencopot klakson telolet tersebut.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar