Selasa , Juli 27 2021

Apa yang Terjadi, Orangtua di SD ini Bawa Kursi Meja Untuk Anaknya Belajar

Foto : orangtua wali murid angkat kursi meja ke ruang kelas

BANGKINANG, DETAKKAMPAR.CO.ID – Seyogyanya sekolah adalah tempat belajar mengajar dengan segala fasilitas yang telah dijamin oleh negara Republik Indonesia sesuai dengan undang-undang Dasar 1945.

Pendidikan juga merupakan salah satu modal yang sangat penting untuk menjalani kehidupan bermasyarakat, dengan adanya pendidikan Kita bisa mengetahui berbagai macam informasi. Kita bisa mendapatkan pendidikan moral, kedisiplinan, agama, sosial dan masih banyak lagi yang bisa kita dapatkan.

Namun bagaimana jikalau fasilitas yang diberikan itu minim?, sampai-sampai orang tua wali murid diduga membawa kursi dan meja ke sekokah supaya anaknya dapat menikmati proses belajar.

Nah, di Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, hal tersebut ternyata masih ada, yakni Sekolah Dasar Negeri 008 Rimba Beringin.

Sekolah milik Pemerintah tersebut sempat menjadi perbincangan dikalangan masyarakat, sebab video yang diduga orang tua wali murid mengangkat meja keruangan sekolah sempat beredar.

Riau yang dikenal kaya akan minyak tidak sebanding dengan perhatiannya kedunia pendidikan, tak jarang orang tua rela berbuat apa saja untuk menyekolahkan anaknya supaya mendapat prestasi agar dapat menata masa depan.

Karsila, Kepala SD N 008 Rimba beringin menyebutkan bahwa pengadaan mobiler sudah pernah diusulkan pada tahun 2016, namun dirinya tak bisa menjabarkan lebih rinci sampai dimana pengusulan tersebut,

“Dulu sudah pernah tahun 2016, sudah beberapa kali, semua sudah selesai, semua masalah sudah terselesaikan, bebernya tanpa menjelaskan apa yang dimaksud “sudah selesai” tersebut. Selasa (10/12/2019)

Menurut Kasila, persoalan wali murid yang membawa meja belajar untuk diantarkan ruangan sekolah adalah kemauan dari wali murid yang bersangkutan, sebab wali murid tidak ingin anaknya memakai kursi yang sudah rusak.

“Kalau saya sendiri saya kembalikan saja ke Wali Murid. Bersama Komite juga. Waktu itu yang mengumpulkan Komite,” ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa meja dan kursi yang diantarkan oleh wali murid adalah milik pihak sekolah, pasalnya sudah ada serah terimanya dari pihak wali murid.

“Inventaris sekolah pak, sudah diserahkan pakai tanda terima,” jelas Karsila.

Sementara itu ketua Komite Nurhadi tidak bisa di hubungi sampau berita ini diterbitkan.

(Red)

Kirim komentar Anda disini

Komentar