Sabtu , Desember 4 2021

Atasi Masalah Kabut Asap di Riau Bupati : Pastikan Upaya Konkrit dan Ketersediaan Dukungan Dana

Detak kampar.com l Pekanbaru-
Sudah sering kami dengar penjelasan soal kenapa terjadi banyak asap melalui
media surat kabar dan televisi, tetapi melalui rapat koordinasi sebaiknya yang
dibahas langkah konkrit saja, apa yang harus di lakukan melalui kerja sama
antara Pusat, Pemda Kabupaten, Kota dan provinsi ke depan, yang pastinya soal
yang pertama dengan penyediaan dana.

Tanpa
dukungan dana, semua kegiatan tidak akan dapat terlaksana apalagi mengatasi
masalah asap di Riau, setelah itu baru langkah atau upaya konkrit apa yang
harus dilakukan antara  Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten
Kota, TNI, Polri serta pihak perusahaan dan masyarakat dengan kerja sama dan
saling sinergi.
Demikian
dikatakan Bupati Kampar H.Jefry Noer pada rapat koordinasi penanganan kebakaran
lahan dan hutan (Karlahut) di Provinsi Riau yang dilaksanakan di ruang melati,
senin (19/10), yang dihadiri semua perwakilan Perusahaan Perkebunan se Riau,
TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi Riau selaku penyelenggara rakor.
Ditambahkan
Bupati, dalam menyusun APBD yang saat ini sedang dilaksanakan dapat di masukkan
anggarannya untuk mengatasi persoalan asap di Riau,  mari sama-sama
di “dudukan” upaya ke depan untuk mengatasi asap di tahun mendatang karena
persoalan asap sudah menjadi masalah tahunan di Riau.
Kemudian
langkah kongkrit penyelesaian kabut asap seperti apa dengan melibatkan semua
elemen seperti TNI, Polri, Pihak Perusahaan dan masyarakat, terlebih saat ini
apa yang harus di lakukan mengatasi kabut asap, kata Bupati.
Ke depan
yang kita ingin ada aksi, dengan dukungan dana dalam anggaran pemerintah yang
bersinergi dengan Pemerintah Pusat, provinsi dan Kabupaten Kota termasuk pihak
perusahaan yang ada di Riau.
Dengan
begitu persoalan asap di Riau dapat selesai, tetapi kalau setiap ada undangan
selalu dengan penjelasan masalah terjadi asap, hal itu sudah sering kami dengar
dari media surat kabar dan TV,tegas Bupati dan kapan akan menyelesaikan
masalahnya.(Edi/Humas Kampar)

Kirim komentar Anda disini

Komentar