Senin , 26 Agustus 2019

Balimau Kasai Akan Masuk Kalender Event Wisata Provinsi Riau

IMG-20170516-WA0039

BANGKINANG KOTA, DETAKKAMPAR.CO.ID – Kabupaten Kampar dikenal sebagai daerah yang kaya dengan tradisi serta adat budaya yang diturunkan dari generasi ke generasi. Meskipun perubahan zaman semakin kuat menggeser peradaban  masyarakatnya, namun beberapa tradisi masih kuat dipegang teguh dan terus dilaksanakan serta dilestarikan oleh masyarakat di Kabupaten Kampar yang dijuluki Serambi Mekkah nya Riau ini.

Tradisi Balimau Kasai atau mandi Balimau adalah ritual untuk membersihkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Saat ini kegiatan balimau kasai telah menjadi event wisata daerah Kabupaten Kampar. Mandi Balimau yang dilaksanakan masyarakat Kampar pada petang hari sehari sebelum bulan Ramadhan dengan berombongan bersama – sama nenuju ke sungai Kampar dan membawa peralatan mandi (ramuan mandi Balimau yang sudah diracik) serta tepian tempat mandi antara Perempuan dan Laki – laki terpisah.

Tradisi Balimau Kasai ini dilaksanakan diseluruh wilayah di Kabupaten Kampar, disamping tradisi yang sudah turun temurun ajang silaturrahmi antar sesama, terlebih lagi biasanya di petang Balimau ini banyak famili dan handaitaulan yang jauh nun dirantau pulang untuk Balimau.

balimau

Bupati Kampar H. Azis Zainal mengatakan, acara balimau kasai ini merupakan ajang untuk bersilaturahmi dengan sesama dan keluarga. “Semoga kita dapat saling menyayang dan menjaga kekompakan untuk membangun kabupaten Kampar yang kita cintai ini, karena dengan bersama-sama, maka Kampar yang lebih maju akan terwujud,” ungkapnya.

Kegiatan balimau kasai tahun ini memang begitu terasa gebyarnya. Bahkan Gubernur Riau juga hadir dan bersama Bupati Kampar mengarungi sungai Kampar dengan menggunakan perahu karet. Gubernur dan Bupati Kampar bersama rombongan melewati jalur sungai Kampar dan menghadiri acara balimau kasai di Tiga Desa yang ada di Kabupaten Kampar yakni di Desa Pulau Belimbing, Desa Batu Belah dan di Desa Muara Jalai.

“Balimau Kasai merupakan ajang pariwisata bagi masyarakat Kampar, untuk itu kedepannya bisa dikembangkan dengan membangun bangunan penunjang untuk kegiatan tersebut,” ujar Gubernur Riau.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman  mengharapkan agenda balimau kasai ini dapat dikemas menjadi Event wisata Provinsi Riau. “Ini sudah menjadi event tahunan. Agar jadi lebih besar, nanti kita jadikan sebagai ‘event’ Provinsi sehingga kita bisa mengundang masyarakat luar. Bila perlu kita datangkan Menteri Pariwisata,” harap Gubernur.

balimau2

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekedar ritual tapi juga menjadi atraksi wisata. Masyarakat datang bersama keluarga dengan penuh gembira. Banyak yang membawa ban sebagai pelampung saat mandi di Sungai Kampar. Ia menyebut, di Riau terdapat empat sungai besar, yakni Sungai Kampar, Rokan, Siak dan Indragiri yang kaya akan tradisi. “Dari empat sungai itu, Sungai Kampar termasuk yang masih terpelihara dengan baik,” ulasnya.

Arsyadjuliandi yakin, tagline Riau yakni “Riau the homeland of Melayu” yang diwujudkan dalam berbagai kegiatan pariwisata akan membuat provinsi ini semakin dikenal orang.

Bupati Kampar juga mengatakan bahwa Sungai Kampar merupakan sumber daya alam sangat berharga yang kita miliki, untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat menajaganya dengan sebaik-baiknya, jangan sampai tercemar oleh limbah dan lainnya. (Advetorial)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Kadis Pariwisata Buka Acara Malam Puncak Bujang Dara Kampar 2019

BANGKINANG KOTA,DETAKKAMPAR.CO.ID – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Ir Zulia Dharma, mewakili Bupati ...