Minggu , Desember 5 2021

Banjir Kampar Kiri Masuk Kalender Tahunan Tapi Penanganan Masih Lamban



Detak kampar.com BANGKINANG
KOTA – Banjir yang melanda daerah Kecamatan Kampar Kiri, Kampar Kiri Hulu dan
Gunung Sahilan sudah seperti sebuah hari peringatan yang masuk kalender warga. Banjir
memang kerap terjadi setiap musim hujan tiba.

Namun sejumlah
pihak menilai pemerintah masih terlihat lamban dalam mengantisipasi, terutama
paska banjir. Dimana akses ke desa- desa yang terkena banjir biasanya terputus.
“ Banjir ini
sudah rutin terjadi, kalau sudah kejadian akses terputus, karena jembatan
hanyut dan lain sebagainya, yang kita sayangkan belum ada kebijakan pemerintah
yang bisa merespon cepat saat musibah datang,” ujar salah satu warga yang
terkena banjir lewat selulernya kepada redaksi kami, Senin (30/11) pagi.
Saat banjir datang,
sebagian warga biasanya mengungsi ke rumah keluarga atau rumah cadangan yang
sudah disiapkan untuk antisipasi banjir. Karena sudah akrab dengan kondisi ini,
aktivitas wargapun terlihat berjalan normal.
Warga yang
sehari- hari beraktivitas sebagai petani, yang kehilangan mata pencarian akibat
lading mereka tergenang air, juga tidak kehabisan akal. Mereka beralih profesi
menjadi nelayan dan pemburu ikan.
Warga berharap,
pihak pemerintah Kampar bisa lebih singap dan mengantisipasi bencana musiman
ini.
“ Apakah
disini dibuat posko siaga bencana, atau semisalnya, yang penting ada pusat
informasi sehingga yang di kabupaten cepat tau, tidak seperti sekarang, disini
sinyal payah, harus ada terobosan kebijakan untuk permasalahan ini,” pungkasnya. (dr)

Kirim komentar Anda disini

Komentar