Rabu , Oktober 20 2021

Banjir Rendam 4 Desa dan Rusak 1 Jembatan Di Kampar Kiri Hulu, Ini Kata Ketua Tagana Kampar

KAMPAR KIRI HULU – Banjir bandang menerjang empat desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, sejak Senin (30/8), tak hanya merendam rumah warga, banjir juga merusak satu unit jembatan yang menjadi akses ke empat desa tersebut.

Empat desa yang terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Batang Kapas yakni Desa Kebun Tinggi, Lubuk Bigau, Karangan Tinggi dan Desa Tanjung Permai.

Kepala Desa Kebun Tinggi Antoni mengungkapkan meski saat ini air sudah surut, namun sekitar 130 Kepala Keluarga yang terdampak belum bisa mencari nafkah, karena masih disibukkan dengan aktivitas membersihkan rumah yang terkena dampak material banjir seperti lumpur dan kayu.

“Karena dalam seminggu ini warga kita belum bisa bekerja seperti biasa, maka saat ini warga kita membutuhkan sembako, seperti beras, minyak goreng dan lain-lain,” ungkap Antoni.

Selain sempat merendam 4 desa, banjir bandang juga merusak satu unit jembatan gantung yang menjadi akses ke empat desa tersebut, “jembatannya masih bisa digunakan, namun beresiko karena rusak, apalagi jembatan ini menjadi akses anak-anak sekolah, jadi kami juga mohon ada perbaikan dari dinas terkait,” tambah Kades.

Sementara itu, Ketua Tagana Kampar H. Fahmil mengungkapkan bahwa kabar banjir didapat Tagana Kampar Selasa (31/8) terkendala jaringan signal dilokasi desa yang terdampak banjir.

“Meski banjirnya hari Senin namun kita baru memperoleh kabar baru hari Selasa karena memang desa ini tidak memiliki akses telekomunikasi yang memadai, namun tim kita sudah mengarah kesana untuk membagikan sembako, hari ini juga kita mendapatkan bantuan dari rumah zakat,” papar Fahmil.

Wakil Ketua DPRD Kampar ini juga mengharapkan instansi terkait untuk membantu korban banjir di 4 desa tersebut, Fahmil juga menerangkan bahwa pihak desa juga telah menghubungi Yayasan Ustadz Abdul Somad untuk mendapatkan bantuan, sedangkan untuk menyaluran bantuan mengingat kondisi medan cukup berat Indonesia Off-Road Federation (IOF) juga siap berpartisipasi.

Kirim komentar Anda disini

Komentar