Minggu , Desember 5 2021

Bustan :Dengan Dibentuknya Wadah (Kusuma),Pendapatan Para Petani Bisa Bertambah Dan Kesejahteraannya Meningkat

PhotoGrid_1463754128423Detakkampar.co.id BANGKINANG KOTA – Penyerahan secara simbolis surat keputusan kepala Dinas Perkebunan tentang pembentukan Kelompok Usaha Bersama (Kusuma) Berkah Bersama II yang berada di Desa Koto Perambahan Kec,Kampar Timur Kabupaten Kampar,Riau yang diadakan dikantor Dinas perkebunan Kabupaten KamparJumat siang 20/05/16.

Penyerahan Simbolis ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar Ir.H.Bustan kepada Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kusuma) Berkah Bersama II Andri Firmasyah dan dihadiri Kasi standarisasi dan Pengawasan Mutu Tamrin,Kabid usaha Tani Yalen Nilfida,Kasubag Perencanaan Yudi Ardianto,Kasi Sarana, Prasarana dan Pemasaran Nuraini,kasi Tanama Kultur dan Budidaya Lukman Nulhakim,Bendahara Pengeluaran Dinas Perkebunan M.Rizal,Kasubag Umum dan Kepagawaian Edmar Haris, Pembina (Kusuma) Azwardi dan Bendahara (Kusuma) M.Raiz Hasyim.

Saat dikonfirmasi detakkampar.co.id 20/05/16 Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar Ir.H.Bustan Menyampaikan Bahwa Bersempena dihari Kebangkitan Nasional 20 mei yang Ke 108 tahun2016,Dengan terbentuknya Wadah Kelompok Usaha Bersama (KUSUMA) Berkah Bersama II untuk melakukan perjanjian MoU dan penjualan TBS petani swadaya murni ke Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS).sehingga harga TBS tersebut sama dengan harga TBS Kebun Plasma sehingga sama dengan harga pemerintah.Ujarnya

,”Inovasi yang dibuat Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar ini merupakan yang ditunggu- tunggu masyarakat khususnya petani swadaya murni,yang selama ini harga TBS hanya ditentukan oleh para Cukong atau pengumpul/tengkulak dan kepastian penjualan TBS tidak terjamin,sehingga dengan adanya wadah ini nantinya diharapkan pendapatan para petani bisa bertambah dan kesejahteraannya meningkat,”Ujar Bustan

Ketua Kelompok Usaha Bersama (Kusuma) Desa Koto Perambahan Andri firmansyah Kepada Detakkampar.co.id 30/05/16 menyampaikan dengan terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (Kusuma) Berkah Bersama II yang berada di Desa Koto Perambahan kec,kampar timur ini.untuk melakukan bimbingan dan peran aktif kepada Pemerintah,dan selama ini bagaimana cara untuk bisa membantu ekonomi masyarakat dan membantu generasi muda supaya terciptanya lapangan pekerjaan.Ujarnya

Azwardi,selaku pembina Kelompok Usaha Bersama (Kusuma) Berkah Bersama II sekaligus ketua III DPW Asosiasi Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo riau) menyampaikan dengan di bentuknya Kelompok Usaha Bersama (Kusuma), kita harap bisa mengatasi Tangkulak (Toke tenggah hari),yang menekankan harga Tandan Buah Sawit (TBS) Petani Swadaya Murni yang bukan dari harga Standard pemerintah Kabupaten Kampar,yang dapat merugikan Para Petani Swadaya Murni.pungkasnya(Edi/man)

Kirim komentar Anda disini

Komentar