Selasa , 14 Juli 2020

Camat XIII Koto Kampar Lantik Anggota BPD Desa Ranah Sungkai dan Desa Gunung Bungsu

XIII KOTO KAMPAR, DETAKKAMPAR.CO.ID – Camat XIII Koto Kampar,Rahmat Fajri,S.STP,M.si resmi melantik 7 Anggota BPD ( Badan Permusyawaratan Desa) Ranah Sungkai dan 7 Anggota BPD desa Gunung Bungsu masa Bhakti 2019-2025 yang digelar diAula Kantor Camat XIII Koto Kampar,Kabupaten Kampar, Provinsi Riau,jumat pagi (25/10/2019).

Acara pelantikan anggota BPD dua desa tersebut dihadiri oleh, Camat XIII Koto Kampar,Rahmat Fajri,S.STP,M.Si, Sekcam XIII Koto Kampar, kawilarang beserta stafnya, Kepala KUA Kecamatan XIII Koto Kampar,Kepala desa (Kades) Gunung Bungsu, NS. Dedi Putera,S.kep, Sekdes Gunung Bungsu,Sadli beserta staf,Kades Ranah Sungkai, Adiyanto serta tokoh masyarakat,tokoh pemuda,tokoh wanita, anggota BPD terdahulu dari masing- masing perwakilan dari dua desa.

Usai pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan surat keputusan ( SK ) kepada seluruh anggota BPD dua desa, Camat XIII Koto Kampar,Rahmat Fajri,S.STP,M.si dalam penyampaiannya mengatakan, Bapak- bapak,Ibu- Ibu yang berbahagia dan yang pertama kami sampaikan dari pihak kecamatan mengucapkan selamat kepada anggota BPD masa Bhakti 2019-2025 ditumpangkan tugas yang dibilang berat tentunya kalau didesa dibilang berat tetapi tentunya desa merupakan negara yang terkecil diindonesia.
Serta yang kedua kami sampaikan juga ucapan ribuan terima kasih kepada anggota BPD yang terlebih dahulu yang telah menyumbangkan Fikiran,menyumbangkan tenaga untuk membangun desa khususnya untuk desa Ranah Sungkai dan desa Gunung Bungsu sehingga apa yang diberikan amal ibadahnya dibalas oleh Allah SWT ” Amin ya Robbal Alamin “, ujar Camat XIII Koto Kampar,Rahmat Fajri,S.STP,M.si diawal penyampaiannya.

Orang nomor satu dikecamatan XIII Koto Kampar ini menambahkan, Perbedaan tetaplah perbedaan tetapi tujuannya adalah tetap ingin membangun negeri kita ini dan sekarang bapak – bapak yang baru dilantik ataupun baru diresmikan menjadi nanti perpanjangan tangan dari masyarakat sehingga kami berharap bapak- bapak tentunya Harmonis terhadap pimpinan tertinggi didesa yaitu Wali atau kepala desa.

” Kami juga berharap bapak- bapak yang baru dilantik belajar serta juga menguasai aturan tentunya tentang apa itu Badan Permusyawaratan Desa( BPD) karena antara BPD dengan pemerintah desa ( Pemdes) itu berbeda Institusinya yang satu Legislatif serta yang satunya adalah Eksekutif tetapi tujuannya tetap satu yakni membangun desa, Jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya,Kami berharap kedepan tidak ada perselisihan yang kami dengar antara BPD dengan kepala desanya dan tidak ada menyeberang kamar yang BPD mengambil kebijakan Wali serta Wali mengambil kebijakan BPD sehingga kami tidak mau mendengar seperti itu.

” Setelah ini marilah BPD belajar sebab aturan main telah ada semuanya oleh sebab itu Pelajari,Fahami dan buatlah nanti yang namanya Tim Skejul setelah pemerintahan BPD karena BPD kita tahu tugas pertamanya adalah menampung Aspirasi dari masyarakat, baik itu keterwakilan wilayah maupun keterwakilan perempuan, ajaknya.

Rahmat Fajri menjelaskan, Yang kedua merancang perencanaan dari awal sampai nantinya pelaporan dari pemerintah desa dalam tahapan pemerintah desa dimana perencanaan dari awal adalah musyawarah dusun atau Musdus dan dari keterwakilan wilayah kami berharap nantinya anggota BPD berperan Aktif dalam musyawarah dusun meskipun kepala dusunnya yang menyelenggarakan tetapi sebenarnya adalah Tupoksinya BPD.

Sampai nanti dibentuk Tim dimana Tim itu nanti yang membuat yang namanya Skala Prioritas kegiatan dan Diprioritas dari satu kegiatan sampai sekian kegiatan tersebut akan masuk kedalam Apbdes setelah disahkan bersama BPD serta nanti dijalankan oleh pemerintah desa.

” Setelah selesai dilaksanakan oleh pemerintah desa dan kepala desa akan menyerahkan laporan tahunannya kepada BPD, paparnya.

Jadi,lanjutnya,Baju BPD bukan hanya sekedar perlombaan karena saya orang terpilih serta saya BPD dan bukan itu yang kami inginkan tetapi baju BPD itu kita niatkan untuk sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat kita maka Berkaryalah untuk membangun desa kita.

Kami berharap dengan dilantiknya bapak- bapak, ibu- ibu harap maklum depan waktu bersama keluarga karena karena dilantik serta dikukuhkan ini berarti setengah badan Itu sudah untuk masyarakat kita.

” Sekali lagi kami berharap karena kita dilevel paling bawah bisa memaknai itu sehingga kita bisa menjalankan tugas fungsi pokok kita serta tidak ada lagi perbedaan- perbedaan itu sebab perbedaan itu disaat pemilihan saja, tutupnya.

(Hargono)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Selain Hearing di DPRD Kampar, Tokoh Masyarakat Tanah Merah Laporkan Kinerja Kadesnya ke Kejari Kampar

BANGKINANG – Datangi kantor DPRD Kampar, sejumlah tokoh masyarakat Desa Tanah Merah Kecamatan Siak Hulu ...