Senin , Oktober 18 2021

Didemo, Pendiri Masjid Khusus Gay Malah Salahkan Arab Saudi

Detak kampar.com, CAPE TOWN –– Direktur the Centre of Oxford, Dr Taj Hargey membuka ‘Masjid Terbuka’ di Town, yang diinisiasinya dengan diadakannya shalat

 Jumat pertama, Jumat (20/9).
Gara-gara mendirikan masjid khusus untuk kaum gay atau homoseksual, ia mengaku mendapat ancaman fisik dan psikis. Dia juga didemo pada hari itu. Kendati begitu,× Hargey sepertinya cuek dengan keberadaan jamaah× Islam yang geram dengan ulahnya.

Hal itu terbukti, dalam khotbahnya, seperti dikutip I24news.tv, Hargey mengutuk kebencian yang meningkat di dunia antara umat× Muslim dan Kristen. Dia menyalahkan, hal itu pada ‘teologi menyesatkan’ dari negara-negara, seperti× Saudi dan Pakistan yang katanya memunculkan kelompok ‘fanatik’.
Arab Saudi, kata guru besar× Oxford itu, telah menciptakan organisasi ekstrem, seperti Negara Islam, Taliban di× Afghanistan dan Boko Haram di×Nigeria. Dia mengatakan ‘terkontaminasi uang Saudi’ digunakan untuk mempromosikan “manifestasi beracun dan tidak toleran dari Islam.”
(dir/ROL)

Kirim komentar Anda disini

Komentar