Selasa , November 30 2021

Diduga Korban Penculikan, Seorang Dokter Spesialis Anak Dibuang diwilayah Tapung

Detak kampar.com  TAPUNG –
Jajaran Polsek Tapung Polres Kampar mendapat informasi dari masyarakat bahwa di
dusun II Jalan Baru Desa Petapahan Kecamatan Tapung ditemukan seorang pria
tidak dikenal di pinggir jalan dalam posisi terbaring lemah dan terdapat bekas
ikatan pada kedua kakinya sekira pukul 08.10 WIB Jum’at 24/10.

Korban yang
ditemukan ini setelah ditanyai mengaku bernama Dr. YORVA SAYUTI, S.pa, (LK 73)
beralamat di Jl. Aur Duri Indah V No. 8 Padang Timur Sumatera Barat.
Korban
pertama kali ditemukan oleh Rosida (PR 38) warga Dusun II Jalan Baru Desa
Petapahan Kecamatan Tapung. Saat itu saksi Rosida sedang makan diteras rumah
bersama adiknya dan melihat sebuah mobil sejenis Avanza warna hitam berbelok
dijalan arah kerumahnya yang berjarak sekitar 60 meter, kemudian terlihat oleh
mereka seseorang turun dari mobil dan menarik sesuatu dari dalam mobil dan
membuangnya dipinggir jalan kemudian mobil tersebut pergi.
Beberapa
saat kemudian Rosida menyuruh anaknya Wahyu untuk melihat apa yang baru dibuang
orang dekat rumahnya barusan, tidak lama kemudian Wahyu berlari kerumah
memberitahu ibunya bahwa yang dibuang orang tadi adalah seorang pria dengan
kondisi terikat dan nampaknya masih hidup.

Mereka kemudian memberitahu warga sekitar dan menghubungi pihak Kepolisian dari
Polsek Tapung.
Mendapat
informasi tersebut Kapolsek Tapung perintahkan Personilnya untuk meluncur ke
TKP, petugas menemukan korban masih hidup dan segera dilarikan ke Puskesmas
Tapung untuk pertolongan medis, karena memerlukan perawatan yang intensif korban
kemudian dirujuk ke RSUD Bangkinang. Setelah diberikan pertolongan medis
lanjutan korban dirujuk lagi ke RSUP Arifin Ahmad Pekanbaru.

Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SIK melalui Kapolsek Tapung Kompol Barzawi
saat dikonfirmasi membenarkan tentang kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa
pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini, ditambahkan
Kapolsek bahwa kondisi korban saat ini masih kritis dan dalam perawatan medis
di RSUP Pekanbaru. (edi)

Kirim komentar Anda disini

Komentar