Minggu , Desember 5 2021

Dwisiswati Tetap Di Jadkan Saksi Kasus Dugaan Pencabulan Gubri

Detak kampar.com, JAKARTA- Dwisiswati
memang sudah melakukan perdamaian dengan minta maaf kepada Gubernur Riau atas
dugaan pelecehan seksual atas dirinya. Namun, bukan berarti yang bersangkutan
sudah bebas begitu saja, Dwisiswati diketahui sebagai saksi bagi pelapor, yakni
Wide Wirawaty saat memberikan laporan di Mabes Polri pada 27 Agustus kemarin
atas dugaan kasus pelecehan seksual.

Kabag Penuntutan Umum, Divisi Humas Mabes Polri
Kombes Pol. Agus Rianto mengatakan, meskipun yang bersangkutan sudah berdamai
dengan Gubernur Riau Annas Maamun sebagai terlapor. Tapi tetap saja, Dwi
Siswati dipanggil sebagai saksi bagi pelapor karena sudah menjadi saksi saat
membua laporan.

“Walaupun mereka sudah berdamai, tapi kalau
yang bersangkutan menjadi saksi bagi pelapor saat membuat laporan biasanya
tetap dipanggil nantinya sebagai saksi bagi pelapor,” kata Agus Rianto
kepada awak media, Senin (8/9/14) di Mabes Polri Jakarta.

Saat ditanya, kapan jadwal pemanggilan
saksi-saksi atas kasus dugaan pelecehan seksual oleh Gubernur Riau Annas Maamun
terhadap Wide Wirawaty diperiksa kembali. Agus mengatakan, masih melihat perkembangannya.

“Untuk pemeriksaan saksi-saksi sampai saat
ini belum ada, kita lihat saja nanti dalam perkembanganya seperti apa,”ungkapnya.      

Terkait adanya isu para tokoh masyarakat Riau
mendatangi Mabes Polri untuk bertemu Kapolri Jendral Pol. Sutarman. Agus
mengakui belum mendengar kabar tersebut.

“Saya belum tahu itu, hari ini pak Kapolri
ada acara jadi tidak tahu kalau ada pertemuan dengan tokoh-tokoh masyarakat
Riau,”ujarnya    

Sebagai data tambahan, sebelumnya janda Ketua
DPRD Dumai tersebut menegaskan, bahwa perdamaian dengan Gubri Annas bukan
berarti dirinya berbohong terkait pencabulan yang dialaminya. Ia menegaskan
tetap merupakan korban pencabulan Gubri Annas Maamun, merkipun urung menuntut
secara hukum.***(dir/Rt)


Kirim komentar Anda disini

Komentar