Sabtu , Oktober 16 2021

Fahri Hamzah :KMP Dan KIH Bisa Gabung

Detak kampar.com, Pimpinan dan fraksi-fraksi di
DPR menyepakati tiga hal dalam rapat koordinasi, Selasa 14 Oktober 2014. Wakil
Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan poin pertama yang disepakati adalah
pembentukan 11 komisi dengan enam alat kelengkapan dewan.
Enam
alat kelengkapan dewan itu antara lain pimpinan DPR, Badan Anggaran, Badan
Urusan Rumah Tangga, Badan Kerja Sama Antar Parlemen, Badan Legislasi dan Badan
Kehormatan.
“Disepakati
jumlah komisi tidak berubah karena berbagai macam pertimbangan. Ini tentu
keputusan akhir ada di Paripurna,” ujar Fahri di Gedung DPR, Jakarta.
Poin
kedua adalah komposisi keanggotaan. Satu komisi terdiri dari 45-55 anggota
dewan. “Sistem pembagian anggota dewan ini bersifat matematik bukan
politik,” katanya.
Poin
ketiga adalah tata cara pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan. Fahri
menjelaskan dalam rapat internal telah disepakati jalan pertama yang akan
ditempuh saat pemilihan pimpinan komisi adalah musyawarah mufakat.
“Tapi
kalau musyawarah tidak bisa dilakukan akhirnya voting juga. Itu sudah
disepakati untuk diagendakan ke Paripurna Kamis besok,” kata Fahri.
Dalam
sistem voting, menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu, setiap fraksi
berhak mengajukan satu nama calon pimpinan. Kemudian, nama itu dimasukan dalam
paket untuk divoting.
Dalam
paket ini menurutnya partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih dan
Koalisi Indonesia Hebat bisa bergabung. Satu paket pimpinan terdiri dari satu
ketua dan tiga wakil ketua.
“Tidak
harus (partai dalam Koalisi Merah Putih bergabung jadi satu), karena mekanisme
KIH dan KMP tidak ada dalam dewan ini. Basisnya adalah anggota dan fraksi. Jadi
case by case (kasus per kasus) politik begitu,” ujarnya.(dir/okezone)

Kirim komentar Anda disini

Komentar