Senin , November 29 2021

Fairus : Kedepannya setiap Rumah Ibadah Di Kampar Harus Memiliki IMB

Detak kampar.com BANGKINANG
KOTA – Timbulnya keresahan di masyarakat khususnya para pengurus Masjid tentang
diberlakukannya peraturan baru bagi setiap rumah ibadah yang ingin mengajukan
dana hibah (Bansos) yang biasanya setiap tahun diperoleh mereka.

Diantara
persyaratan yang harus rumah ibadah penuhi yaitu, keabsahan tanah tempat
pendirian rumah ibadah (surat ikrar wakaf) dan izin mendirikan bangunan (IMB)
yang selama ini kurang diperhatikan oleh para pengurus rumah ibadah yang ada di
Kabupaten Kampar khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Menanggapi
hal tersebut Drs H. Fairus, MA Kakan Kemenag Kampar saat ditemui
detakkampar.com diruang kerjanya Senin 02/11 menjelaskan,” persyaratan yang
dimaksud adalah surat keabsahan tanah tempat mendirikan rumah ibadah dan izin
mendirikan bangunan (IMB) serta surat pernyataan dan dukungan yang harus
didapat dari pemeluk agama lain sekurang-kurangnya 60 KK dan yang ini berlaku
bagi pemeluk agama yang minoritas didaerah tersebut, bukan berbadan hukum sebagaimana
informasi yang berkembang ditengah masyarakat akhir – akhir ini,”ujar Fairus.
Ditambahkannya
semua itu tertuang dalam SKB 3 menteri yang disahkan beberapa waktu lalu dan
ini harus kita laksanakan agar di kemudian hari nanti tidak terjadi
permasalahan yang mungkin saja akan timbul dan kedepannya rumah ibadah di
Kampar harus ditertibkan serta mendapat IMB sesuai dengan SKB 3 Menteri dan
pemerintah daerah dapat mempermudah setiap rumah ibadah dalam mengurus IMB
mereka karena ini merupakan ladang amal bagi pemangku kebijakan di negeri ini, “
pungkas Fairus. (dir/Edi)

Kirim komentar Anda disini

Komentar