Minggu , Desember 5 2021

Geliat KPK Mulai Kelihatan Hadapi ‘Tikus’ Penilap Duit Rakyat

Detak kampar.com  Pengadilan
Negeri Jakarta Selatan menolak permohonan praperadilan yang diajukan mantan
Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajudin. Putusan ini menjadi momen
kebangkitan bagi KPK yang sempat beberapa kali ‘KO’ dalam sidang praperadilan.

Hakim
tunggal praperadilan Amat Khusairi kali ini punya pandangan berbeda dengan
hakim praperadilan sebelumnya, Yuningtyas Upeik Kartikawati. Yuningtyas
merupakan hakim yang memenangkan gugatan praperadilan Ilham yang pertama.
Keyakinan
KPK terbukti, ketika hakim Amat Khusairi berpandangan bila penetapan tersangka
Ilham oleh KPK telah sah karena memenuhi dua alat bukti yang cukup.
“Menolak permohonan pemohon seluruhnya,” kata Hakim Amat dalam
persidangan yang digelar di PN Jakarta Selatan, Kamis, 9 Juli 2015.
Gong
bangkitnya KPK juga ditandai saat hakim Amat membantah dalil pemohon yang
menganggap status penyelidik dan penyidik KPK tidak sah. Pernyataan itu seolah
mementahkan putusan hakim Haswandi saat menangani gugatan praperadilan yang
diajukan mantan Dirjen Pajak, Hadi Poernomo.
Keputusan
hakim dianggap tepat, lantaran sebelumnya KPK sudah mengantongi keputusan
serupa di Pengadilan Tipikor Bali perihal kewenangan penyidik KPK. “Di
pengadilan pokok perkara kemudian memutuskan bahwa KPK punya kewenangan untuk
mengangkat penyelidik dan penyidik nonkepolisian,” ujar Pelaksana Tugas
(Plt) Pimpinan KPK, Johan Budi usai buka puasa bersama Presiden Jokowi dan
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Gedung KPK, Jakarta, Kamis malam, 9 Juli 2015.
Dua
hari sebelumnya, tepatnya Selasa 7 Juli 2015, hakim tunggal PN Jakarta Selatan
Ganjar Pasaribu juga sudah lebih dulu menolak gugatan praperadilan mantan
Gubernur Papua Barnabas Suebu. Hakim berpandangan, pokok perkara Barnabas sudah
masuk dan diuji oleh pengadilan. Meski dengan alasan berbeda, setidaknya ini
mampu menjadi pijakan dasar bagi KPK untuk menyatakan kembali ‘perang’ melawan
koruptor.
Mundur
pada 15 Juni 2015, sidang praperadilan Direktur Pengolahan PT Pertamina Suroso
Atmomartoyo juga dikandaskan hakim tunggal PN Jakarta Selatan. Serupa dengan
kasus Ilham Arief Sirajuddin, KPK juga menang dalam gugatan praperadilan kedua
yang diajukan Suroso.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar