Sabtu , November 27 2021

Gulai Asam Pedas Ikan Patin, Makanan Khas Yang Menggugah Selera

Detak kampar.com Kalau di Sumatera Barat terkenal dengan rendang Padang, maka gulai Asam Pedas Ikan Patin merupakan  satu menu yang jangan sampai terlewatkan kala anda berkunjung ke Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. 
Gulai asam pedas ikan patin merupakan hidangan  kas Melayu dan sebuah prestise hususnya pada acara menanti menantu datang, ‘manjalang mintuo’ atau menjelang mertua, hingga perhelatan atau pesta kawinan,  dan sunnatan. 
Ikan patin yang paling gurih untuk diolah manjadi gulai asam pedas adalah ikan yang berasal dari sungai Taratak Buluh dan Sungai Kampar Kabupaten Kampar,  dan harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan ikan yang dibudidayakan melalui keramba. 
Ikan patin keramba biasanya harganya mencapai Rp15 ribu per kg atau lebih murah dari ikan patin asal sungai yang bisa mencapai Rp20 ribu per kg. Harga ikan patin  asal tangkapan dari sungai-sungai lebih mahal karena ikan tersebut tidak begitu amis dan lebih gurih kalau di asam pedas.  Di Bangkinang asam pedas ikan patin sering disebut ‘pongek ikan patin. 
Selain gurih, ternyata asam pedas ikan patin sudah mentradisi dan terus menjadi menu wajib bagi tiap keluarga di Porvinsi Riau. Bahkan konon mantan Wali Kota Padang, DR H. Fauzi Bahar, MSi,  tak pernah melewatkan sama sekali untuk terus menikmati kuliner khas Melayu,  Provinsi Riau yakni gulai “asam pedas ikan patin”. 
Cara mengolah masakan asam pedas ikan patin tergolong cukup gampang, dimana untuk satu kg ikan patin (sungai)  disediakan bumbu kunyit sedikit, dan lengkuas digiling. Serai dua batang, diantaranya ada yang diiris-iris dan dimemarkan. Berikutnya 5 siung bawang merah dan dua siung bawang putih. Bawang merah dan bawang putih ditumis terlebih dahulu dan setelah matang dimasukan semua bumbu yang digiling dan dimemarkan tadi. Tambahkan air  secukupnya, dan setelah mendidih baru masukkan ikan patin. 
Ketika  ikan patin sudah menyatu dengan bumbu-bumbu baru masukkan  asam kandis atau air asam jawa serta bubuhi sedikit bumbu penyedap rasa. Hindangan siap disajikan dan paling enak dimakan sewaktu hangat bersama keluarga. (dr/dk) www.detakkampar.com

Kirim komentar Anda disini

Komentar