Sabtu , Desember 4 2021

Guru Bantu Titipkan Aspirasi di Pundak Maimanah Umar.

PhotoGrid_1460887191082Detakkampar.co.id  BANGKINANG – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Hj Maimanah Umar perwakilan Riau menggelar Reses Kedua dalam Tahun Anggaran 2016 di Aula Pesantren Daarun Nahdhah, Bangkinang, Sabtu (16/4).

Reses atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) ini dihadiri oleh para masyarakat, guru-guru dan para wali murid santri Pensantren Daarun Nahdah Bangkinang. Tampak hadir pada kesempatan itu selain Hj Maimanah Umar adalah H Ilyas Husti selaku salah seorang alumni dan mantan santri yang saat ini juga menjabat Direktur Pasca Sarjana UIN Suska Riau.

Ada banyak persolaan yang menjadi aspirasi masyarakat yang hadir, mulai dari sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan, terutama bagi para sarjana dan pencari pekerjaan terdidik di Riau saat ini menjadi perhatian Maimanah. Dia mengaku akan menyampaikan hal ini ke Kementerian Ketenaga Kerjaan yang merupakan mitra DPD RI.

Selain itu, persoalan guru honorer yang hingga saat ini terus menyuarakan nasib dan kesejahteraan mereka yang urung terwujud. Dimana, para guru honorer, tidak mendapatkan gaji layak. Hal ini sangat tidak sesuai dengan apa yang mereka telah dedikasikan pagi negeri dengan mendidik para generasi penerus bangsa.

“Dari sekian banyak aspirasi yang saya dapat dari masyarakat, persolaan tenaga guru honorer dan guru bantu. Adalah yang paling dominan saya dengar, mereka mengharapkan mendapat gaji yang layak, kalaupun pemrintah tidak bisa mewujudkan keinginan mereka untuk diangkat menjadi PNS,” ungkap Maimanah.

Berikutnya, kebutuhan masyarakat akan rumah layak huni juga menjadi perhatian Maimanah saat RDP dengan masyarakat. Karena katanya, banyak masyarakat menyampaikan aspirasi kepada dirinya agar Pemerintah Pusat dan Perintah Daerah meningkatkan program rumah layak huni, baik peningkatan dari segi kulaitas maupun penigkatan dari segi kuantitas rumah layak huni tersebut.

Masyarakat juga meminta Maimanah untuk mempertanayakan ke Pemerintah Pusat mengenai keberadaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang kini tidak dianggarkan lagi oleh Pemerintah Pusat. Padahal kata Masyarakat, keberadaan dana BOS ini sangat menunjang perbaikan kualitas dan mutu pendidikan. Terutama bagi sekolah-sekolah di daerah.

Dari informasi yang kami himpun dari Staf Ahli Hj Maimanah Umar, Misharti, disebutkan bahwa reres ini adalah turun ke Daerah Pemilihan (Dapil) untuk menyerap aspirasi dari masayarakat. Dikatakanya lagi, dalam Tahun 2016, Hj Maimanah Umar sudah 2 kali datang dan menggelar reses di Kabupaten Kampar. Sebeleum menggelar reses di Bangkinang, pada Februari 2016 yang lalu, Maimanah Umar juga sudah menggelar reses di Desa Simpang Kubu, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar. (dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar