Selasa , November 30 2021

Hingga Sekarang Akses Jalan Kampar Kiri Hulu Belum Diperbaiki, Kemana Pejabat Kampar?

Keterangan
Fhoto : Salah satu warga Lubuk Bigau yang kondisinya semakin
memprihatinkan
karena tidak bisa dibawa ke rumah sakit.
Fhoto kiriman
warga, Jum’at (8/1/2016).

Detak kampar.com KAMPAR KIRI
HULU – Sungguh ironi, hingga saat ini  4
desa yang terisolasi di Kecamatan Kampar Kiri Hulu, akibat terputusnya akses
jalan karena musibah banjir dan longsor beberapa waktu lalu belum juga
diperbaiki.

Empat Desa
itu yakni Desa Lubuk Bigau, Kebun Tinggi, Tanjung Permai dan Pangkalan Kapas. Padahal
sudah lebih satu bulan dari kejadian, dimana musibah banjir dan longsor terjadi
pada Minggu 29 November 2015.
“Sejak
Desember sampai sekarang, kita belum bisa mengakses jalan tersebut,” ucap
Kepala Desa Kebun Tinggi, Joni Antoni yang dihubungi wartawan via selulernya,
Jum’at (8/1/2016).
Akibatnya,
harga sembako melonjak tajam. Info yang kami himpun, harga beras per
kilogramnya mencapai Rp30.000.
Tak hanya
bahan makanan pokok. Warga yang sakit pun saat ini tidak bisa dibawa ke rumah
sakit karena jalan putus.
“ Ada dua
warga yang sakit parah di Desa Lubuk Bigau, kondisinya sudah mengkhawatirkan,”
ujar warga Lubuk Bigau, seraya meminta perhatian dari pihak pemerintah daerah
Kampar.
Terkait bantuan,
warga di sana hanya mengharapkan dan menunggu bantuan Sembako dari pihak Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau.
” Terakhir
tanggal 27 Desember kemarin. Itu Sembako dikirim pakai helikopter BPBD,”
ungkapnya. (dr)

Kirim komentar Anda disini

Komentar