Selasa , Oktober 19 2021

Ilmu dan Suksenya Peradaban Islam

12122732_920099261416102_2323400525490545769_nSemua ahli sejarah sepakat, kalau bangsa arab secara akademis jauh tertinggal dibanding bangsa mesir, romawi dan Persia yang sudah akrab dengan dunia tulis- menulis, perdebatan, riset dan buku. Tapi Rasulullah Muhammad saw berhasil mendidik bangsa arab yang hanya pandai bersyair, berkuda dan riwayat suku- suku.

Berkat pendidikan yang diajarkan rasulullah, potensi bangsa arab melejit secepat kilat. Dalam waktu singkat, mereka bisa mengambil alih dan mewarnai peradaban ketiga bangsa tersebut. Ada empat pilar kunci suksesnya rasulullah sebagai pendidik.

Pertama, membangun iman. Dengan bekal ini kemudian muncul pribadi- pribadi yang bisa mengendalikan diri dan meyakini bahwa apa yang mereka lakukan kelak akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah. Dari pancaran keimanan ini muncul pribadi- pribadi yang jujur, bertanggung jawab, amanah dan berakhlak mulia.

Kedua, menjadikan akhlak sebagai bagian yang sangat penting dalam proses pembinaan umat. Dalam berbagai kesempatan, rasulullah memberikan contoh konkrit tentang berakhlak yang baik dan mulia. Hasil dari didikan ini lahirlah insane- insane yang berbudi pekerti mulia.

Ketiga, pendidikan berbasis minat dan bakat. Rasulullah sangat tahu kelebihan dan keunikan para sahabat. Karena itula, beliau tidak pernah membebani sahabatnya diluar bakat dan kapasitas alamiah mereka.

Keempat, pendidikan berbasis do’a dan riyadhah (berlatih). Rasulullah mengajarkan bahwa do’a merupakan sesuatu yang sangat penting bagi setiap mukmin. Dalam berbagai situasi dan kondisi, beliau member contoh bagaimana seharusnya berdo’a. rasulullah selalu menekankan bahwa dengan berdo’a dan riyadhoh, potensi lahiriah yang sebenarnya terbatas dapat dilipatgandakan.***

Oleh : Tamarudin, S.Pd.I (Tokoh Masyarakat Kampar)

Kirim komentar Anda disini

Komentar