Sabtu , 19 Oktober 2019

Ini Yang Dilakukan Kapolsek Bangkinang Barat Ungkap Pelaku Pembakar Lahan di Salo

Foto : Iptu Supriadi,Kapolsek Bangkinang Barat

KUOK,DETAKKAMPAR.CO.ID – Seringnya tetjadi kebakaran lahan di Desa Salo Kecamatan Salo Kabupaten Kampar beberapa hari belakangan ini yang membuat masyarakat resah, mendapat respon serius dari Kapolsek Bangkinang Barat Iptu Supriadi.

Dikatakan Supriadi, saat ini persoalan itu sudah dalam tahap lidik apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

“Kebakaran tersebut besar kemungkinan diduga ada unsur kesengajaan,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Selasa (24/9/2019).

Ia menyebutkan bahwa dalam persoalan kebakaran tersebut para pemilik lahan sudah dipanggil untuk dimintai keterangan, hal itu guna untuk tahap lidik yang lebih dalam.

“Para pemilik lahan sudah kita panggil untuk kita introgasi, namun sampai saat ini belum bisa dipastikan ada unsur kesengajaan dalam peristiwa kebakaran tersebut.” ucapnya

Menurutnya, informasi perihal kebakaran yang diterima pihak kepolisian sangat lah minim, sebab masyarakat tidak mengetahui siapa pelakunya.

“Masyarakat hanya tau tiba-tiba sudah ada api saja.”ujarnya.

Supriadi juga menjelaskan, dalam kurun waktu 12 hari di Desa Salo ada 6 titik kebakaran yang mayoritasnya kebun warga yang masih berproduksi, hal ini juga masih tahap lidik untuk mencari tau siapa pelakunya.

“Saya menghimbau agar masyarakat dapat memperhatikan situasi, serta bagi pemilik lahan agar dapat menjaga kebun masing-masing.” tuturnya

Dirinya menjelaskan, sampai saat ini TNI berserta Polri juga tetap melakukan patroli, walaupun keterbatasan personil.

“Kita patroli tetap, kita juga berharap masyarakat juga melakukan hal yang sama, apabila melihat orang lagi membakar segera laporkan atau amankan dulu orang tersebut kami akan datang.”tandasnya.

(Dirman)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Beri Efek Jera Pelaku Pembakaran Hutan, Badiklat Kejaksaan Telurkan Strategi Hukum

JAKARTA, DETAKKAMPAR.CO.ID – Perkara penanganan kebakaran hutan (Karhutla) perlu penguatan secara aturan hukum sebagai langkah ...