Rabu , 21 Agustus 2019

Inilah Lima Hal yang Perlu Diketahui tentang G20

G20 semula dibentuk di tahun 1999 sebagai wadah untuk para pakar finansial terkemuka dan para pemimpin dunia merespon krisis ekonomi Asia. Pada 1 Desember 2013, Australia mengambil peran sebagai ‘negara tuan rumah’ untuk KTT G20 mendatang, yang akan diselenggarakan di Brisbane pada 15-16 November 2014.

Dengan informasi dari G20 Studies Centre dari Lowry Insittute, berikut inilah jawaban dari lima pertanyaan mengapa G-20 penting:

1. Apa peranan Australia sebagai tuan rumah G20?

KTT G20 adalah pertemuan ekonomi internasional terbesar yang pernah diselenggarakan di Australia. Sebagai ketua, Australia bertanggung-jawab menetapkan agenda dan mengarahkan pembahasan serta mendorong keputusan yang harus diambil.

Menjelang KTT di Brisbane pada bulan November, Australia juga akan memfasilitasi pertemuan sejumlah pemimpin finansial dunia.

Menurut Direktur G20 Studies Centre, Lowry Insittute, Mike Callaghan, posisi dan reputasi Australia di dalam komunitas internasional dipertaruhkan.

2. Siapa dan apa yang diwakili oleh G20?

Negara-negara yang menghadiri G20 akan mewakili mayoritas populasi, perdagangan dan ekonomi dunia.

3. Mengapa G20 penting?

Ketika krisis industri perumahan di Amerika Serikat mengakibatkan krisis finansial global (GFC), menjadi jelas bahwa dibutuhkan kerjasama untuk mengelola ekonomi global.

Untuk 2014, Perdana Menteri Tony Abbott mengemukakan dua tema untuk ditangani selama Australia memegang pimpinan G20, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi yang kuat dan lebih banyak lapangan pekerjaan, serta membuat ekonomi lebih tahan menghadapi goncangan di masa depan.

Meski KTT G20 pada awalnya efektif dalam merespon krisis finansial global, namun KTT yang belakangan ini dianggap sebagai kehilangan momentum.

Mike Callaghan mengatakan, negara-negara G20 pulih dengan kecepatan yang berbeda-beda, sehingga prioritas untuk setiap negara berbeda, maka sulit bagi KTT untuk mengambil aksi menentukan.

4. Negara-negara mana yang merupakan ekonomi terbesar di G20?

Karena negara-negara dengan ekonomi terbesar pada hakekatnya berkaitan, ambruknya satu ekonomi akan menimbulkan konsekuensi besar di seluruh dunia.

Data di bawah ini menunjukkan dimana kekuatan ekonomi terbesar dalam G20.

Gross domestic product at purchasing power parity (Lowry Institute)

US – 15,653 ($billion), China – 12,383, India – 4,711, Japan – 4,617, Germany – 3,194, Russia – 2,512, Brazil – 2,366, United Kingdom – 2,316, France – 2,253, Italy – 1,834, Mexico – 1,758, South Korea – 1.622, Canada – 1,443, Indonesia – 1,212, Turkey – 1,125, Australia – 961, Argentina – 747, Saudi Arabia – 741, South Africa – 577


5. Seberapa signifikan Asia dalam G20?

Negara-negara Asia akan membawa pengaruh besar ke KTT G20 dengan tiga dari empat ekonomi terbesar dunia [China, India dan Jepang]  hadir.

Mike Callaghan mengatakan, di tahun-tahun sulit pasar-pasar baru dan negara-negara berkembang di Asia menjadi pendorong yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi.

“Kesehatan ekonomi global semakin berkaitan dengan laju pertumbuhan negara-negara berkembang. Dewan Intelijen Nasional Amerika Serikat memprediksikan, sebelum 2030, pertumbuhan kuat di China dan India akan menyebabkan Asia melampaui Amerika Utara ditambah Eropa terkait kekuatan global yang didasarkan pada GDP, besarnya populasi, anggaran militer dan investasi teknologi,” katanya. (rol/hs)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Suara Jefri Noer di Rekap C1 TPS 006 Bandur Picak, ini Kata Panwascam

BANGKINANG, DETAKKAMPAR.CI.ID – Anggota KPPS klarifikasi terkait pengurangan suara calon anggota DPD RI, Jefry Noer ...