Sabtu , Oktober 16 2021

Jakarta Dinobatkan Sebagai Kota Termacet Nomer Dua Dunia Oleh TV Jepang

Detak kampar.com Senin (1/9/2014) pukul 22.20 malam, TV Tokyo,
salah satu televisi Jepang menampilkan gambar Joko Widodo (Jokowi) dan sudah
tertulis sebagai Presiden Republik indonesia.
Pembawa acara stasiun televisi tersebut mengatakan, Jokowi saat ini berusaha
untuk membenahi transportasi Jakarta yang sangat macet, dimana tercatat
kemacetan Jakarta nomor dua terparah di dunia setelah Bangkok. Demikian ungkap
TV Tokyo kemarin.
 

Seperti dikutip laman tribunnews.com, acara
tersebut bertemakan Ajia Nayamimasu Dai Juutai (pengalaman macet luar biasa di
Asia), sistem transportasi Jepang ternyata menjadi terkenal di sana, antara
lain di indonesia dan Bangladesh.
Di indonesia khususnya pengguna kereta api
dari Jepang ber AC yang diambil dari kereta bekas jalur Saikyo Line yang
menghubungkan Tokyo dengan daerah Saitama. Sedangkan di Bangladesh dengan
penggunaan kartu elektronik sebagai pembayaran tiket bus buatan badan kerja
sama internasional Jepang (JICA).
“Enak sekali sejuk, tak perlu lagi naik
mobil, transportasi seperti ini dibutuhkan di Jakarta,” ungkap para
penumpang yang diwawancarai televisi tersebut berada di dalam kereta api
Jabodetabek yang ber-AC, sejuk. Gerbong kereta tersebut bekas kereta Saikyo
Line di Tokyo-Saitama.
Pihak televisi mencoba pula membandingkan
siang hari pukul 13.26 antara penggunaan kereta api dan penggunaan mobil dari
stasiun kereta api Manggarai Pasar Rumput menuju stasiun Juanda, Gambir Monas.
Ternyata dengan kereta api hanya 13 menit dan berkendaraan mobil menghabiskan
waktu 45 menit, berarti tiga kali lipat hanya dalam jarak sekitar 6 kilometer
tersebut.
Akibat kemacetan luar biasa di Jakarta itu,
kerugian ekonomi diperkirakan mencapai 870 miliar yen per tahun.
“Jumlah uang yang sangat besar dan
sangat mubazir akibat kemacetan di Jakarta tersebut bukan?” tambah sang
profesor itu lagi. (dr)

Kirim komentar Anda disini

Komentar