Sabtu , Desember 4 2021

Jangan Gara-Gara Dana Politik, DPR Dan Pemerintah Di Benci Masyarakat

Detak kampar.com JAKARTA, –
Pengamat politik dari Polcomm Institute, Heri Budianto, mengkritik sikap
pemerintah dan DPR yang dinilai sama-sama memperjuangkan dana politik, saat
masyarakat tengah bersusah-payah untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menurut Heri,
pemerintah dan DPR lebih mementingkan keuntungan pribadi ketimbang kepentingan
publik.

“Apapun
alasannya, dana yang berkaitan dengan urusan politik seharusnya bisa diredam.
Jangan sampai pemerintah dan DPR justru menimbulkan kebencian masyarakat,”
ujar Heri kepada insan Pers, Jumat (26/6/2015).
Menurut
Heri, perdebatan mengenai dana aspirasi anggota DPR dan persetujuan Presiden
untuk menambah bantuan bagi dana partai politik, sebenarnya telah mencederai
kepercayaan masyarakat. Terlebih lagi, pada saat yang sama sebagian besar
masyarakat tengah menghadapi persoalan kenaikan harga bahan pokok akibat
penurunan tingkat perekonomian.
Heri
mengatakan, pemerintah dan DPR sebaiknya mempertimbangkan kembali segala
kebijakan dan rencana pemanfaatan anggaran yang manfaatnya belum tentu dirasakan
oleh masyarakat. Menurut dia, dana-dana yang dicairkan pemerintah seharusnya
didistribusikan pada pembangunan infrastruktur dan kebutuhan masyarakat.
“Belum
lagi soal pelaksanaan pemilihan kepala daerah, jumlah anggaran yang disediakan
ternyata masih jauh dari yang dibutuhkan. Tetapi, pemerintah malah sibuk
mengurusi dana aspirasi dan dana tambahan bagi parpol,” kata Heri.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar