Selasa , November 30 2021

Jefry Noer : Jabarkan Cara Tingkatkan Ekonomi Melalui RTMPE

Detak kampar.com Siak Hulu- Bupati Kampar H. Jefry Noer menjelaskan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) merupakan implementasi akhir para petani Kampar selepas menempuh pendidikan dan latihan (diklat) di Pusat pelatihan pertanian pedesaan swadaya (P4S) yang akan dilaksanakan di wilayah tempat tinggalnya nanti, karena melalui RTMPE salah satu upaya percepatan dalam meningkatkan ekonomi keluarga.


Melalui RTMPE akan membuat sebuah keluarga mandiri, memenuhi kebutuhan keluarga dan meningkatkan perekonomian keluarga begitu juga yang bekerja di RTMPE dapat dilakukan bersama antara orang tua beserta anak-anak atau anggota keluarga itu sendiri karena lahan yang di olah di RTMPE hanya 1 000 meter, namun begitu mampu memberi penghasilan hingga puluhan juta perbulan.

Demikian dijelaskan Bupati Kampar Jefry Noer ketika kunjungan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kampar A. Gafar  bersama jajaran pengurus diantaranya Sekretaris Koni Emil Budiono dan para ketua bidang serta Dirut PDAM Kampar Rusdi, rabu (6/1).
Jefry melanjutkan ceritanya sambil meninjau lokasi lahan RTMPE bersama rombongan KONI, agar Koni 

Kabupaten Kampar juga dapat membuat RTMPE, gunanya selain untuk memberi penghasilan bagi pengurus maupun untuk lebih mengembangkan organisasi Koni sendiri sekaligus untuk memberi contoh dan motivasi bagi anggota Koni di Kecamatan dan cabang koni lainnya,kata Jefry.


Lebih lanjut Jefry menjabarkan, RTMPE merupakan usaha sederhana dan nyata dimana hasilnya sangat menjanjikan karena  “Di lahan seluas 1000 meter persegi, sebuah keluarga bisa mengembangkan beberapa usaha seperti peternakan sapi sebanyak enam ekor, ternak ayam petelur dan bisa juga untuk ditetaskan supaya menghasilkan anak ayam sampai 100 ekor, kolam ikan lele kerambah dipelihara dengan pola kolam terpal ukuran 6 X 6 atau 4 X 6 hingga 4 000 ekor ditambah usaha pertanian tanaman pangan seperti tanaman bawang atau cabai dengan lahan hanya 400 meter persegi termasuk unit usaha rumah jamurnya.

Dilahan itu, kalau di olah dengan maksimal dapat menghasilkan uang antara 10 – 25 Juta perbulannya, itu diluar penghasilan dari anak sapi 6 ekor pertahunnya termasuk daging ayamnya,”kata Jefry menjabarkan cara cepat menjadi kaya dan Insyaallah dapat mengantarkan petani masuk surga, terlebih bagi Pemda Kampar sebagai solusi cepat dalam mengentasan kemiskinan di Kabupaten Kampar.

Lebih jauh Jefry merinci, modal usaha yang dibutuhkan untuk mengelola RTMPE, sebesar 120 juta, dengan rincian, modal usaha untuk membeli sapi yang agak besar di dapat dari dana bergulir Pemda sebesar 50 juta sapi  dan CSR perusahaan ada 20 juta sudah ada 70 juta, tinggal yang 50 juta di dapat melalui pinjaman dana KKP-E dari bank Riau Kepri.
Kalau secara matematisnya atau hitungan,kata Jefry dari urine sapi bisa dihasilkan 1000 sampai 1500 liter urine sapi perbulan kemudian urine diolah dapat menghasilkan pupuk cair, kita ambil terendah saja 1000 liter pupuk cair perbulan dengan harga jual 15 ribu sampai 25 ribu perliternya sudah 15 sampai 25 juta hasilnya dari pupuk cair ditambah hasil kotoran padat sapi,mampu menghasilkan pupuk padat atau biogas untuk sumber energi listrik dan memasak.
Biogas itupun dapat dijual atau untuk konsumsi sendiri memenuhi kebutuhan listrik atau memasak dirumah, kan sudah sangat membantu mengurangi biaya listrik dan gas di Rumah Tangga (RT) dalam sebulan.

Ditambah hasil telur ayam bisa 60 sampai 70 butir perhari yang dapat dijual telurnya sekaligus untuk konsumsi sendiri,sudah ada tambahan penghasilan dari telur perhari bagi RT, ditambah hasil ikan per dua bulan panen lele, ada juga penghasilan dari pertanian tanaman pangan seperti dengan lahan 400 meter saja dapat ditanami bawang dengan bermodalkan 50 Kg bawang mampu menghasilkan 400 sampai 500 Kg dengan waktu tanam dua bulan.

Kalau di total perbulan penghasilan petani dari terendah 10 juta sampai 25 juta dapat dihasilkan di lahan 1 000 meter,ungkap Jefry dan ini hitungan real karena sudah di buktikan, cerita Jefry sambil menghidangkan Mie Instan kepada rombongan KONI yang sengaja di masak sendiri oleh Bupati Kampar Jefry Noer ketika rehat sejenak di saung tempat istirahat di lahan RTMPE.(Edi/dir/hms)

Kirim komentar Anda disini

Komentar