Sabtu , Desember 4 2021

Jefry Noer : “Rencana Belanja Anggaran Hanya Diperuntukkan Kesejahteraan Rakyat”.

Detak kampar.com BANGKINANG KOTA – Diminta SELURUH SKPD untuk mendahulukan kepentingan masyarakat banyak, program apa saja harus mendahulukan kepentingan masyarakat, utamakan belanja untuk kepentingan masyarakat khususnya masyarakat miskin, Seluruh program yang dibuat Pemerintah semuanya memiliki dokumen yang sah, merujuk kepada kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan golongan apalagi kepentingan partai ungkap.

Demikian disampaikan Bupati Kampar Jefry Noer ketika memberikan sambutan pada acara sidang Paripurna membahas Rancangan anggaran APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2016 di Ruang sidang Paripurna  DPRD Kabupaten Kampar, Senin (14-12).
Jefry Noer juga meminta kepada tim TAPD, Acara menyusun anggaran  benara benar berdasarkan peraturan yang berlaku supaya tidak tersangkut kepada Ranah hukum, yang tidak bersifat penting apalagi bersifat Hura-hura harus dipangkas, kepada anggota dewan boleh “dipreteli” rencana anggaran yang tidak perlu, tolong Diteliti penggunaan anggaran SKPD, agar penggunaan anggaran tepat sasaran tidak membuang-buang anggaran saja ucap Jefry Noer.
Hal ini dianggap penting supaya anggaran Kabupaten Kampar tidak mengalami penggunaan anggaran yang mubazir, tidak tepat kepada program tiga zero yang selama ini sebagai program utama Pemerintah Daerah ujar Jefry Noer.
Kepada Tim TAPD, jangan ada  pengeluaran yang tidak penting, karena ini adalah dana Rakyat, diharapkan lebih teliti lagi dalam penggunaan anggaran ini, hal ini agar penggunaan dana lebih efisien, karena DBH kita telah dipotong, yang berakibat banyak program yang tidak berjalan dengan baik ujar Jefry Noer
Teliti lagi lebih dalam penyusunan  dana anggaran Belanja Daerah ini dengan baik, jangan dulukan dengan kebencian, dulukan penyusunan anggaran ini atas kepentingan rakyat banyak ungkap Jefry Noer.
Saya perintahkan kepala BAPPEDA untuk memotong dana opersional Bupati, Wakil Bupati sehingga nantinya dapat mengurangi devisit anggaran, setelah ini BAPPEDA bekerja dengan baik khususnya membahas permasalahan ini serta seluruhnya saya minta agar “kencangkan ikat pinggang”  karena yang terpenting sekarang ini adalah bukan anggaran belanja Bupati, Wakil Bupati dan pimpinan serta anggota dewan tetapi yang terpenting adalah bagaimana APBD ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat” ucap Jefry Noer.
Bupati Kampar juga meminta kepada Tim TAPD agar KUA PPAS ini disusun dengan hati nurani, walapun anggaran sapi tidak ada dalam pembahasan maka nantinya akan diusahakan dengan cara lain, yakni  melalui program-program peningkatan ekonomi kerakyatan dari bantuan Bank dan CSR perusahaan.
”Tetapi perlu saya sampaikan kepada masyarakat bahwa anggota dewan menolak pembahasan anggaran ini dikarenakan Dinasnya tidak siap, jadi bukan kesalahan anggota dewan namun karena Dinasnya yang tidak siap” pungkas  Jefry Noer. (Edi/Dir/Hms )

Kirim komentar Anda disini

Komentar