Sabtu , November 27 2021

Kadiskes Riau : Penderita HIV di Riau Meningkat



Detak kampar.com PEKANBARU –
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Andra Sjafril mengatakan, jumlah penderita HIV di
Riau mengalami peningkatan dari tahun- tahun sebelumnya. Berdasarkan data dinas
kesehatan Riau, sejak kasus pertama kali ditemukan pada tahun 1997, hingga saat
ini tercatat 1.781 orang yang terkena HIV.

“Di Riau
saat ini tidak ada lagi orang yang berdasarkan pekerjaan yang tidak menderita
HIV. Dengan artian, orang yang berlatar belakang pekerjaan apapun sudah ada
yang menderita HIV,” ujar Kadis di Pekanbaru, Senin (30/1).
Jumlah kasus
HIV berdasarkan profesi, sesuai dengan data yang dirilis Dinas Kesehatan Riau
di Pekanbaru menunjukkan kalangan karyawan menempati posisi teratas dengan 447 orang.
Disusul wiraswasta 384 orang, penjaja seks 189, ibu rumah tangga 176,
pengangguran 153, TNI/ Polisi/PP 50, pelajar/ mahasiswa 35, PNS 34, sopir 32,
napi 26, buruh 20, petani 10, pelaut 9, tenaga non medis 7, tenaga medis 6.
“Semua ada,
mulai dari yang tidak bekerja, PNS, tentara, polisi ada. Namun yang tertinggi
memang tetap swasta,” tambah kadis.
Sekretaris Komisi
Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Pekanbaru, Hasan Supriyanto mengatakan, data
yang ada ini merupakan hasil dari kesadaran masyarakat yang mau memeriksakan
dirinya.
“Kalau di
daerah lain, masih sedikitnya kasus yang ditemukan bisa jadi karena
masyarakatnya yang belum sadar untuk memeriksakan dirinya sesegera mungkin,”
ujarnya.
Terhadap permasalahan
ini, Plt Gubri Arsyadjuliandi Rachman meminta komisi penanggulangan AIDS di
masing- masing daerah dapat melakukan upaya- upaya pencegahan. Harus intens dan
sejalan bersama instansi terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar