Selasa , November 30 2021

Kakan Kemenag Kampar beserta Jajaran, Hadiri Seluruh Rangkaian Acara HAB Kemenag RI Tingkat Prov. Riau di Pekanbaru

Detak kampar.com  Kampar   –
Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA, beserta jajaran,
menghadiri seluruh rangkaian acara Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama
Republik Indonesia (Kemenag RI) ke-70 tingkat Prov. Riau di Pekanbaru. Demikian
disampaikan Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, yang akrab dipanggil
Agus, hari senin (04/01) di Pekanbaru.

Agus
menjelaskan, rangkaian-rangkain acara yang di hadiri oleh Bapak Kakan Kemenag
Kampar beserta Jajaran yakni, mulai dari Workshop seminar Hari Amal Bhkati
Kemenag ke 70 pada hari sabtu tanggal 02 januari 2015, di Gedung Islamic Center
UIN Suska Riau, Gerak Jalan santai hari minggu tanggal 03 Januari 2015, di
Kantor Kemenag Kota Pekanbaru, malam harinya Silaturrahmi dan ramah tamah di
Rumah Wali  Kota Pekanbaru, hingga Upacara HAB pada hari senin (04/01) di
Kantor Wali Kota Pekanbaru.
Seluruh
rangkaian-rangkain acara HAB tersebut dilalui dengan penuh semangat dengan
harapan, agar Kementerian Agama di usia yang ke-70, semakin maju dan semakin
dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehingga, Kementerian Agama ini bisa
hadir sebagai penjelmaan cita-cita dan kepribadian bangsa Indonesia yang
religius. Eksistensi Kementerian Agama merefleksikan hadirnya Negara, untuk
memberi jaminan terhadap kehidupan beragama dan kemerdekaan di tiap-tiap
penduduk untuk memeluk agamanya dan untuk beribadat sesuai dengan keyakinan
yang dianutnya, ungkap Agus.
Walaupun
Negara Kesatuan Republik Indonesia ini bukanlah negara agama, namun bukan juga
negara sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan bernegara. Negara melalui
Kementerian Agama ini memfasilitasi pelayanan keagamaan bagi setiap warga
negara secara adil dan proporsional, seperti pelayanan pencatatan nikah, talak
dan rujuk, termasuk pada waktu itu peradilan agama, selain itu penerangan
agama, pendidikan agama, pelayanan ibadah haji serta pembinaan kerukunan
antar-umat beragama. Untuk itu, kita akan terus bekerja dengan profesional
sesuai dengan Kode etik Kementerian Agama, dengan mengacu kepada 5 budaya.
Karena Wajah Kementerian Agama ini adalah wajah umat dan wajah kita semua,
pungkas Agus. (Ahmad/Ags)

Kirim komentar Anda disini

Komentar