Selasa , 2 Juni 2020

Kampung Wangi Kampar Ciptakan Sabun dan Hand Sanitizer dari Serai

BANGKINANG, DETAKKAMPAR.co.id – Dalam kelesuan usaha akibat virus Covid-19, para petani serai wangi kabupaten Kampar malah memproduksi produk hilir dari tanaman mereka. Bekerjasama dengan Universitas Andalas (Unand) Padang Sumatera Barat, serta optan INAKI Sumatra Barat, Gapoktan Kampung Wangi Kampar malah melahirkan produk sabun unggulan dan hand sanitizer sebagai penangkal virus Corona.

Ketua Kampung Wangi Kampar Zulhaidi kepada media saat merilis produk ini menjelaskan, saat ini ada 9 desa yang sudah tergabung dalam Gapoktan ini, dengan luas lahan 45 hektar. Dan dua desa lagi saat ini masih dalam tahap perencanaan penanaman. “Dari 9 desa ini, Desa sungai sarik dan desa sungai harapan kecamatan Kampar kiri sudah mulai panen, sedangkan desa Sarak kecamatan Kampar baru belajar panen. Inilah hasil panen mereka, setelah disuling petani, kita beli dan dijadikan produk hilir ” ujarnya di Bangkinang (13/4).

Artinya dengan adanya produk hilir ini, maka hasil panen dari para petani serai yang dibina oleh Bumdes masing-masing desa ini sudah terjamin pemasarannya.
Produk hasil olahan minyak cetrona ini, selama ini sudah mulai diproduksi dalam bentuk minyak urut untuk penyakit tulang, dan anti nyamuk. Dan berdasarkan hasil kajian tim ternyata juga efektif mencegah virus Corona.

Untuk harga jual, diyakini Zulhaidi masih terjangkau oleh masyarakat, bahkan termasuk murah. Karena hanya berkisar dua puluh ribuan saja.

“Kami harapkan produk ini dapat diterima oleh masyarakat, selain untuk membahas mencegah virus Covid-19 saat ini, juga upaya dalamnya mendukung usaha masyarakat negeri sendiri ” jelasnya.

(“)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Eungkot Keumamah Kuliner Para Pejuang

Unik sekali namanya, ikan kayu atau keumamah Aceh merupakan salah satu masakan yang cukup beken ...