Selasa , Oktober 19 2021

Karo Ops Polda Riau Pimpim Tim Gabungan TNI, Polri dan Pemda Buat 85 Kanal Bloking di Rimbo Panjang

PicsArt_03-11-01.48.01Detakkampar.co.id TAMBANG – Jumat 11 Maret 2016 pagi, sebanyak 700 personil gabungan terdiri dari Jajaran TNI, Polri, Pemprov Riau, Pemda Kampar dan Tim Manggala Agni melaksanakan pembuatan kanal blocking di wilayah desa Rimbo Panjang kecamatan Tambang kabupaten Kampar.

Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan apel yang dipimpin Karo Ops Polda Riau Kombes Pol Drs. Edi Setyo didampingi Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono SiK dan diikuti seluruh peserta goro dari berbagai kesatuan dan instansi antara lain Brimobda Riau, Yonif 132/ BS Salo, Sabhara Polda Riau, Yon Kavaleri Siak Hulu, Lanud Rusmin Nurjadin, Polres Kampar, Kodim 0313/ KPR, BPBD Riau dan BPBD Kampar, Satpol PP Riau dan Kampar serta tim Manggala Agni.

Karo Ops Polda Riau saat memimpin apel untuk pembuatan kanal blocking di wilayah desa Rimbo Panjang ini menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari dengan target pengerjaan pada hari pertama sebanyak 43 kanal blocking dan pada hari kedua besok sebanyak 42 kanal blocking, sehingga total pengerjaan selama 2 hari ini sebanyak 85 kanal blocking.

Untuk bahan / material yang diperlukan antara lain 18 ribu karung pasir dan kayu pancang serta material lainnya telah didistribusikan sebelumnya ke lokasi pembuatan kanal blocking tersebut oleh 150 personil Polres Kampar dan Polsek Jajarannya sejak Senin (7/3) hingga tadi malam.

Pembuatan kanal blocking dalam jumlah besar ini sengaja diprioritaskan di wilayah Rimbo Panjang karena struktur tanah di daerah ini memiliki lahan gambut yang cukup luas yang rentan terhadap kebakaran dan sulit dipadamkan.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir tentang kejadian karlahut di wilayah Riau pada umumnya, bahwa bila terjadi kebakaran dilahan gambut akan sulit mengatasinya karena api merambat dibawah permukaan tanah dan membakar gambut yang sudah kering disaat musim kemarau ini.

Untuk menjaga agar gambut tetap basah atau lembab sehingga tidak mudah terbakar, maka pembuatan sekat kanal ini adalah salah satu cara yang jitu untuk mencegah Karlahut.

Dijelaskan Karo Ops bahwa permukaan air pada sekat kanal dirancang 40 cm dibawah permukaan tanah disekitarnya sehingga lahan tetap aman dan subur untuk digunakan sebagai lahan pertanian.

Semoga kerja keras dan partisipasi berbagai pihak termasuk warga masyarakat ini dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berarti khususnya dalam pencegahan kebakaran lahan dan hutan di wilayah Peovinsi Riau.(Edi/dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar