Minggu , Desember 5 2021

Kasi Haji : Berikan Pelayanan Terbaik, JH Kampar Kloter 8, Dipulangkan Melalui Bandara Padang

Detak kampar.com  BANGKINANG
– Jema’ah Haji (JH) Kab. Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter)
8 Debarkasi Batam, yang jadwal semula akan dipulangkan melalui Pelabuhan Buton,
terpaksa kita alihkan melalui Bandara Minangkabau (Minangkabau International
Airport) Padang, Sumatera Barat. Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian
Agama Kab. Kampar Drs H Fairus MA Melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H
Dirhamsyah Msy, hari rabu (07/10) di ruang kerjanya.

Dirhamsyah
mengatakan, dipulangkannya JH Kampar melalui Bandara Minangkabau Padang ini
sesuai dengan hasil keputusan rapat yang dipimpin oleh Asisten II Setda Kab.
Kampar H Nukman Hakim SH pada hari selasa (06/10) kemaren, di ruang Rapat
Asisten II. Keputusan ini kita ambil, mengingat lamanya perjalanan yang akan
ditempuh oleh JH Kampar, jika dipulangkan melalui pelabuhan buton. Untuk itu,
guna memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh JH Kampar, kita
memutuskan hal tersebut. 
Untuk
diketahui, pemulangan JH Kampar sesuai dengan jadwal yang telah
ditetapkan,yakni JH Kampar yang tergabung dalam kloter 08 Debarkasi Batam akan
tiba di Bandara Hang Nadim Batam pada tanggal 10 Oktober 2015, di inapkan satu
malam di Asrama Haji Batam. Kemudian pada tanggal 11 Oktober 2015, akan kita
berangkatkan menuju Padang dan Bangkinang, dengan 2 gelombang atau penerbangan,
jelas Dirhamsyah.
Untuk
penerbangan pertama JH Kampar akan kita terbangkan melalui Bandara Hang Nadim
Batam menuju Bandara Minangkabau Padang pada pukul 09.20 WIB, dengan jumlah JH
sebanyak 186 orang plus 3 orang petugas, menggunakan Pesawat Lion Air NG 800.
Untuk penerbangan kedua, JH Kampar akan diterbangkan melalui Bandara Hang Nadim
Batam menuju Bandara Minangkabau Padang, pada pukul,11.00 WIB, dengan jumlah JH
sebanyak 91 orang, menggunakan Pesawat Lion Air NG 800. Lama penerbangan dari
Bandara Hang Nadim Batam Menuju Bandara Minang Kabau ini, lebih kurang 1 jam
perjalanan, pungkas Dirhamsyah. (dir/hms)

Kirim komentar Anda disini

Komentar