Selasa , November 30 2021

Kasus Pemukulan di PKS PT Tasma Puja Diselesaikan Melalui Perdamaian di Polsek dan Adat Kenegerian Kampa

TAMBANG – Kasus Pemukulan yang terjadi terhadap Fahmi karyawan di bagian sortase di PKS PT.Tasma Puja dengan dua orang Pembawa buah MI dan IR, Kamis (30/09/21) bulan lalu
di PKS PT. Tasma Puja diselesaikan secara damai.

Perdamaian berhasil disepakati setelah keluarga terlapor mengajukan permohonan perdamaian kepada Fahmi. Proses perdamaian diakomodir oleh Kapolsek Tambang dan dilaksanakan di Polsek Tambang pada tanggal 20 Oktober 2021.

Selain perdamaian yang dilaksanakan di Polsek, Fahmi juga dalam kesepakatan perdamaian meminta agar dilaksanakan juga Perjanjian Damai dengan Adat Kenegerian Kampa.

Acara Penanda tanganan Perjanjian Damai di Polsek juga disaksikan oleh Pucuk adat dan Ninik mamak Kenegerian Kampa lainya, Kepala Desa Kampar, dan juga perwakilan PT. Tasma Puja, beserta keluarga Pihak terlapor.

Beberapa poin penting dalam surat perjanjian damai yang disepakati antara lain MI dan IR mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap Fahmi secara spontan akibat emosi, yang mengakibatkan Fahmi mengalami luka di kepala. Dan oleh karena itu para terlapor memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya di masa yang akan datang.

Sementara Puncak adat Kenegerian Kampa Samsiwir Jumat (22/10/21) membenarkan memang telah dilaksanakan kesepakatan perdamaian antara korban dengan pelaku di Polsek Tambang.

“Perdamaian itu kita laksanakan melalui Adat istiadat kenegerian Kampa, karena pihak kedua atau Pelaku adalah anak keponakan dari Kenegerian Kampa,”ujar Dt Monguong.

Untuk mempererat tali silaturahmi antar dua belah pihak akan dilaksanakan makan bersama secara adat di rumah pihak kedua di pasar Kampar kalau tak ada aral melintang pada hari Sabtu minggu
depan,” tutup Samsiwir Dt Monguong.

(hasbi)

Kirim komentar Anda disini

Komentar