Senin , Oktober 18 2021

Kejaksaan Negeri Bangkinang Bidik Penyelewengan Dana Desa

kejari-bangkinang-bidik-dana-desaBANGKINANG KOTA – Para kepala desa se Kabupaten Kampar, tampaknya harus semakin berhati- hati, terutama dalam penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD). Jumlah anggaran yang besar, menimbulkan kekhawatiran dana itu rawan untuk diselewengkan.

“ Faktor utama terjadinya patgulipat dana ADD, biasanya dilatarbelakangi niat perangkat desa. Ini dijadikan oleh mereka yang nakal kesempatan untuk memperkaya diri,” ungkap Kasi Pidsus Kejari Bangkinang, Ostar Al Pansri, Kamis (28/1/2016).

Selain itu menurutnya, ada juga faktor SDM. Perangkat desa memiliki pemahaman yang minim untuk mengelola keuangan desa secara baik.

“Jadi, banyak Kepala Desa yang tidak paham mengelola keuangan desa. Seperti Kades (Kepala Desa) di Jawa itu, banyak yang nggak ngerti,” ujarnya usai Serah Teima Jabatan dengan Benny Siswanto Kasi Pidsus sebelumnya.

Ia pun mengungkap sejumlah modus yang biasa terjadi.sejauh ini, modusnya masih sama sejak dulu. Seperti, permainan dalam pengerjaan proyek, Mark-up (dana proyek), gratifikasi dan anggaran yang tidak bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya.

“ Sama seperti daerah- daerah lain di Indonesia. Semua daerah ada. Di mana-mana pasti ada (korupsi),” pungkasnya. ***

Kirim komentar Anda disini

Komentar