Sabtu , Oktober 23 2021

Kejari Bangkinang Ekspos Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor Koperasi

Detak kampar.com, BANGKINANG Perlahan-lahan tapi pasti inilah yang dilakukan Kejari Bangkinang dalam mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi di wilayah Kabupaten Kampar. Rabu (10/09/2014) siang tadi, bertempat di Aula pertemuan, Kantor Kejari Bangkinang, Jalan Panglima Khotib, Bangkinang Kota mengundang para wartawan dalam rangka ekspos penetapan status tersangka dalam pembangunan gedung Koperasi di lingkungan Kantor Camat Tambang, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang.
Dalam ekspos itu terungkap bahwa kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Koperasi ini adanya dugaan  penyelewangan dana dari bantuan Kementerian Koperasi dan UKM RI kepada Dinas Koperasi dan UKM kabupaten Kampar yang berjumlah 3 Milyar.
Pencairan dana pembangunan gedung itu sendiri sudah cair dana oleh Dinas Koperasi sebesar 2,3 Milyar yaitu 100 persen pekerjaan dari kontraktor dinyatakan selesai. Padahal realisasi dari fisik pembangunan tersebut hanya mencapai berdasarkan keterangan saksi ahli 74 persen. 
Berdasarkan itulah, Kejari Bangkinang melakukan penyelidikan lalu naik ketahap penyidikan sehingga ditetapkan ada indikasi  korupsinya. Dari pemeriksaan yang dilakukan penyidik Kejari Bangkinang maka ditetapkan sebanyak Empat orang oknum pejabat di Dinas Koperasi dan UKM Kampar dan Satu orang kontraktor dengan status tersangka.
Empat orang yang menyandang status tersangka itu adalah Pejabat Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Surat Perintah Pembayaran (PPSPP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor. Empat orang tersebut yaitu berisial JM (KPA), ED (PPSPP), JI (PPK) dan H (kontraktor).
Rabu pagi hingga sore, penyidik dari Kejari Bangkinang Elan telah melakukan pemeriksaan terhadap salah seorang tersangka diruang kerja pemeriksaan yaitu ED didampingi pengacaranya. Ini pertama kalinya, ED diperiksa dalam status tersangka.
Dalam ekspos yang dihadiri langsung Kajari Bangkinang Rosmiaty, Kasi Pidsus Gusti Ramadani dan jaksa Agung Irawan berlangsung cukup singkat.(dir/surakampar)

Kirim komentar Anda disini

Komentar