Minggu , Desember 5 2021

Ketua GPSM Desak Bupati Kampar Tertibkan Warung Remang-Remang Di Kelok Indah

PhotoGrid_1469451522603Detakkampar.co.id  BANGKINANG KOTA – Menanggapi maraknya warung remang – remang atau Cafe di jalan lintas Bangkinang -Sumbar tepatnya di Kelok Indah Kecamatan XIII Koto Kampar yang dijadikan tempat hiburan malam dan sudah meresahkan masyarakat,Firdaus Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pemuda Serambi Mekah (GPSM) angkat bicara.

Firdaus mengajak PWI dan seluruh wartawan yang ada di Kampar untuk mendesak Bupati Kampar agar menertibkan serta membongkar bangunan Cafe yang dijadikan tempat maksiat.

Prostitusi terbuka di Kelok Indah Kecamatan XIII Koto Kampar membuat semua kalangan menjadi geram, tidak hanya satpol PP, bahkan Gerakan Pemuda Serambi Mekah (GPSM) Kabupaten Kampar juga ikut mendesak bupati Kampar Jefry Noer untuk membongkar prostitusi ilegal tersebut.

“Bupati kampar tidak tegas untuk memerintahkan aparaturnya membongkar warung yang digunakan pekerja sex komersial tersebut, bupati tidak tegas,” ujar Firdaus kepada wartawan di Kantor PWI Kampar Senin, (25/7/2016).

Lebih lanjut, Firdaus juga sangat menyayangkan kebijakan bupati dalam menunjukkan kebijakannya membongkar warung pedagang di pasar tanah merah di Kecamatan Siak Hulu pada tahun lalu.

Di pasar tanah merah, disitu sempat terjadi pertumpahan darah, padahal mereka hanya mencari sesuap nasi, tapi pemerintah menilai mereka bersalah dan terjadilah pembongkaran.

Kenapa orang yang berdagang dipasar mencari kehidupan untuk menafkahi keluarganya malah di bongkar, sedangkan warung maksiat di pinggir jalan raya ini tidak berani membongkarnya.
“Ini merupakan program pertama bupati dalam pilarnya yang lima, jika bupati tidak sanggup untuk membongkar ini, jangan lagi berbicara mengatakan Kampar ini adalah serambi mekah,” terangnya.
Menurut Firdaus, untuk menertibkan pekat ini kuncinya adalah membongkar semua warung yang ada di kelok Indah, jika tidak dibongkar maka, percuma dilakukan razia tiap hari.

Ketua PWI Kampar, Aprizal juga mendukung program GPSM tersebut, Aprizal juga mengakui siap untuk mendukung dengan pemberitaan dan publikasi berbagai media, serta juga siap untuk investigasi langsung dilapangan.
“Kita siap mendukung. Bupati harus segera mengeluarkan perintah kepada dinas terkait seperti Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Badan Perizinan Terpadu dan Satpol PP untuk menertibkan bangunan-bangunan liar yang diduga tempat prostitusi yang dihuni oleh PSK,” tutupnya.(Dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar