Selasa , Oktober 19 2021

Lima Pemuda Cirebon Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Cirebon – Lima pemuda tewas setelah menenggak minuman keras (miras) oplosan, Kamis (6/2/2014) pukul 03.00 WIB.

Kelima korban diketahui warga Kanggraksan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Lima pemuda tersebut tewas setelah mengonsumsi miras oplosan jenis ciu.

Peristiwa tersebut berawal saat delapan pemuda pada Rabu (5/2/2014) malam menggelar pesta minuman keras.

Selain lima tewas, diketahui seorang lainnya dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan di rumah sakit. Pesta miras sendiri rupanya tak hanya dilakukan dalam waktu semalam, melainkan dua hari berturut-turut sejak Selasa (4/2/2014) hingga Rabu (5/2/2014).

Pesta miras oplosan itu dilakukan di sebuah pos kamling tak jauh dari tempat pemakaman umum Kanggraksan. Kelima korban tewas yaitu Jaenal (26), Yudi Wijaya (28) keduanya warga Kanggraksan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Korban lainnya, Solehudin (28), dan Dion (26) warga Winaon, Kelurahan/Kecamatan
Lemahwungkuk, Kota Cirebon, serta Jefri yang belum diketahui pasti alamat tinggalnya.

Dion dan Jefri tewas setelah sempat menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Gunung Jati Kota Cirebon. Sementara seorang yang saat ini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan di RSUD Gunung Jati masing-masing Rama (14).

Dua pemuda lainnya yang turut dalam pesta miras tersebut Pena (23) dan Zaenal (24) berhasil diselamatkan.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur (Seltim) Kompol Sutisna menyebutkan, kedelapan pemuda tersebut sempat mengeluhkan rasa sakit seusai pesta miras oplosan.

“Kemudian, empat orang diketahui meninggal pada Kamis (6/2/2014) subuh dalam waktu berbeda,” ujar dia.

Sementara dua orang lagi saat ini dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan di UGD RSUD Gunung Jati. Keduanya, lanjut dia, tengah dimintai keterangan terkait kejadian ini.

Sutisna menambahkan, menurut pengakuan salah satu korban selamat, miras oplosan yang mereka konsumsi berjenis arak bali. Miras itu kemudian dioplos dengan minuman ringan dan obat-obatan.

Polisi masih melakukan pencarian atas miras bali tersebut sebagai barang bukti. Diduga, miras bali itu masih disembunyikan, bahkan dibuang para pelakunya.

Sementara itu, Sudirman, orang tua salah satu korban tewas Yudi, mengaku sang anak kerap mengonsumsi miras oplosan. Miras yang biasa diminum merupakan jenis ciu yang dicampur kembali dengan suplemen.

“Yudi susah untuk dilarang, beberapa kali diperingatkan tapi tetap saja minum,” kata dia. (inilah/hs)

Kirim komentar Anda disini

Komentar