Senin , Oktober 18 2021

Luar Biasa, Telivisi Singapura Berani Sensor Pernyataan Obama

obama-detak-kamparSINGAPURA – Sebuah stasiun televisi di Singapura berani mensensor pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang dianggap mendukung kaum LGBT.

Dalam wawancara yang ditayangkan pada, Jum’at (26/2/2016) lalu, komentar Obama selama dua menit yang membicarakan pandangannya tentang kaum LGBT dipotong.

Hal ini lantas membuat komunitas LGBT di negara itu meradang. Mereka menyebut pemotongan itu sebagai langkah memalukan dan menuntut penghentian tayangan sensor itu.

Lee Hung Sheng, wakil presiden urusan program di Mediacorp Channel 5 menyebut, sesuai dengan aturan pedoman program tayangan mengudara, segmen singkat Obama yang mendukung hak- hak LGBT memang sengaja diedit.

Singapura pada dasarnya tidak melarang warganya untuk LGBT. Namun, terkait siaran di televisi, konten- konten LGBT dilarang keras untuk ditampilkan.***

Kirim komentar Anda disini

Komentar