Selasa , Oktober 19 2021

MASJID RAYA KEC.SALO : Di Masjid Inilah Gagasan Perda Maghrib Mengaji Muncul


Detak kampar.com Jika kita berjalan dari Pekanbaru menuju Sumbar, sebelum
memasuki kawasan Bataliyon 132 Bima Sakti, kita akan melihat sebuah masjid yang
berdiri megah dengan arsitektur bangunan yang cukup unik. Ya, itulah Masjid
Al-Falah Masjid Raya Kecamatan Salo.

Masjid yang mulai dibangun pada tahun 1991 ini memang berada
dilokasi yang sangat strategis, tepat dipinggir Jalan Lintas Pekanbaru –
Sumatera Barat, sehingga masjid ini selalu ramai disinggahi, baik untuk
melaksanakan ibadah maupun untuk rehat sejenak untuk melepas penat.
Masjid yang berdiri dua tingkat ini tak pernah sepi dari
kegiatan- kegiatan keislaman. Selain pengajian rutin setiap rabu malam, masjid
ini juga mengelola Taman Pengajian Al-qurán (TPA) untuk anak- anak dimulai dari
maghrib hingga isya.
TPA ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 2011, sebelumnya
juga sudah ada namun belum terkelola dengan baik dibawah kepengurusan masjid. Yang
menarik dari perjalanan masjid ini adalah, dimana dimasjid inilah gagasan
Maghrib Mengaji muncul sebelum perda Maghrib Mengaji di Kabupaten Kampar
disahkan pada tahun 2013 yang lalu.
Dimana hal itu disampaikan oleh Bupati Kampar saat melakukan Safari Dakwah Pembangunan di Kecamatan Salo yang bertempat di masijd ini. Masjid ini sendiri mampu menampung 1200 lebih jamaah,
sehingga masjid Al-Falah ini memang menjadi masjid kebanggan bagi masyarakat
Kecamatan Salo. (dr/sudirman)

Kirim komentar Anda disini

Komentar