Sabtu , 20 Juli 2019

Meski Naik, Harga Karet Belum Ideal

images
Ilustrasi

Detakkampar.co.id  BANGKINANG (HR) -Harga Komoditi Karet mulai merangkak naik di Kabupaten Kampar, dari harga awal bulan lalu yang hanya, 5.500 ribu rupiah per kilonya menjadi 6.500 untuk bulan ini, bahkan ada yang mencapai harga 7500 ribu rupiah per kilonya, harga karet juga dipengaruhi kualitas karet.

Hal ini diungkapkan salahseorang toke karet Yurnalis (62) warga Kumantan.
“Semakin kering tekstur karet harganya semakin mahal, dan semakin turun harganya bila teksturnya basah karena berat karet itu akan cepat dan banyak susutnya,” terang Yurnalis disela-sela kegiatan menimbang karet langganannya di Jl Lingkar Bangkinang Kota, Selasa (19/4).
Meskipun harga karet beransur naik, namun menurut petani harga sekarang belum menjadi harga ideal bagi petani karena harga sembako juga masing melambung tinggi. Menurut petani harga karet mestinya diatas 10 ribu rupiah perkilonya,
 baru bisa menormalkan perekonomian petani.
“Harga karet idealnya 10 ribu ketas perkilonya, barulah normal perekonomian petaninya,” ujar Perlaungan Tanjung (45) warga Ridan Permai.
Hal senada juga diungkapkan petani karet asal Batu Belah, Abdurrahman (62), menurutnya harga karet menjadi acuan dalam peningkatan ekonomi masyarakat Kampar
“Kalau lah harga karet naik pasti mayarakat terbantu,” ujarnya.
Adurrahman juga berharap Kandidat Bupati Kampar 2017 mendatang bisa mensejahterakan petani Karet.(AA )

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

DPPKBP3A Kampar Hadiri Harganas XXVI Tingkat Nasional

BANGKINANG, DETAKKAMPAR.CO.ID – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten ...