MUI Kampar Minta Agar Imunisasi Vaksin MR di Kampar Ditunda

BANGKINANG, DETAKKAMPAR.CO.ID  – Majlis Ulama Indobesia Kabupaten Kampar 1 Agustus 2018 mengirimkan surat permohonan kepada Bupati Kampar agar menunda imunisasi vaksin Measles Rubella (MR).

Surat edaran  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kampar ini terlihat beredar luas melalui media sosial, Kamis 2 Agustus 2018.

Dilansir dari Tribunpekanbaru.com Sekretaris Umum MUI Kampar, Johar Arifin membenarkan surat itu saat dikonfirmasi, Kamis sore. Ia mengakui pembuatan surat itu telat dari daerah lain.

“Kita harus koordinasi dengan MUI Pusat dan MUI Provinsi. Daerah lain juga sama (meminta penundaan),” ungkapnya.

Ada dua poin imbauan dari MUI Kampar dalam suratnya kepada Bupati. Pertama, vaksin MR belum mendapat sertifikat halal dari LP POM MUI Pusat dan MUI Pusat akan mengambil kebijakan secara nasional pada 8 Agustus. Kedua, instansi berwenang diharapkan menunda vaksinasi bagi siswa-siswi beragama Islam sampai keputusan tentang kehalalan vaksin MR dari MUI Pusat terbit.

Johar mengatakan, utusan Dinas Kesehatan Kampar telah menemui MUI Kampar untuk mengkonfirmasi surat tersebut. Pihaknya juga telah menjelaskan isi himbauan dan sikap MUI Pusat kepada Dinkes Kampar.

Menurut Johar, surat itu juga telah disebar ke MUI kecamatan. Kemudian, kepada Kementerian Agama dan sekolah-sekolah yang dibawahinya. “Kita sudah sosialisasikan. Kita kirim melalui WA (aplikasi Whatsapp),” ujarnya. (*)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Bupati Kampar Bentuk Tim Yustisi dalam Rangka Penertiban Galian C

BANGKINANG KOTA, DETAKKAMPAR.CO.ID – Terhadap Galian C (Kelas Pasir Dan Batu) dan tambang Batu Bara ...