Rabu , 12 Desember 2018

Nasib Guru Honorer Yang Terlupakan

Oleh : Alfa Rebi

DETAKKAMPAR.CO.ID – Saya menyoroti setidaknya tiga permasalahan yang masih menjadi ? dunia pendidikan pada Hari Guru yang jatuh pada 25 November ini.

Permasalahan pertama adalah mengenai kesejahteraan guru honorer yang masih belum terselesaikan.

Saat ini masih ada guru honorer yang hanya mendapatkan gaji sekitar Rp 150 ribu per bulannya.

Padahal, jumlah guru honorer mencapai hampir satu juta orang.

“Perlu ada langkah extraordinary untuk mengurai persoalan guru honorer. DPR dan Pemerintah harus duduk bersama untuk mencari keluar atas persoalan ini,”

Dan juga pemerintah dapat memastikan pemerataan penyebaran tenaga pendidik di seluruh Indonesia khususnya di kab.kampar. Hal itu dinilai penting untuk menghindari terjadinya ketimpangan kualitas guru antara daerah satu dan yang lain.


Pemerataan tenaga pendidik juga berimbas pada kualitas anak didik.

“Pemerataan tenaga pendidik ini penting untuk memastikan anak didik memiliki kualitas yang bagus dan sama di seluruh tanah air,.

Cara kita menghargai jasa seorang guru tidak cukup hanya untuk memperingatinya saja,tetapi setiap tahun kita harus meningkatkan kesejahteraan guru honorer yang ada di indonesia khususnya kab.kampar.

Tetapi yang kita sayangkan ketika persoalan ini kita lemparkan kepada pemerintah,pasti pemerintah berdalih dengan alasan defisit anggaran.

Yang lebih lucunya lagi ketiga kesejahteraan guru honorer belum terselesaikan dengan alasan defisit anggaran,tetapi pmerintah kab.kmpar malah membuat kebijakan dengan membangun gedung 8 lantai.yang pada saat ini masih belum jelas apa dasar dari kebijakan tersebut.

Saya berpandangan alangkah baiknya pemerintah kab.kampar membuat suatu forum yg mengelola dana CSR,yang mana dana CSR ini di peruntukkan untuk 3 bidang yakni bidang pendidikan,kesehatan dan ekonomi..jika hal tersebut terlaksana dengan baik maka itu akan menjadikan solusi terhadap persoalan kesejahteraan guru honorer yang ada pada saat ini..

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

One Day No Rice itu Wagu, Pak Bup

Gerakan One Day No Rice pertama kali dicanangkan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, untuk menggalakkan ...