Selasa , November 30 2021

Pedagang Pasar Inpres Bangkinang : “Kami Cari Makan Bukan Cari Kaya”



Detak kampar.com BANGKINANG KOTA – Usai paripurna
dengan agenda pandangan umum fraksi- fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah
tentang Pertanggung jawaban  Pelaksanaan (RPP) APBD Kabupaten Kampar Tahun
Anggaran 2014.

Anggota DPRD Kampar menggelar
pertemuan dengan perwakilan pedagang pasar inpres Bangkinang.
Dalam pertemuan itu, para pedagang
menyampaian aspirasi dan keluhan mereka. Para pedagang ini menegaskan, mereka
membutuhkan tempat berjualan yang aman dan nayaman.
“ Yang kami inginkan tempat yang aman,
nyaman dan tidak digusur- gusur seperti ini. Kami bukan cari kaya, tapi cari
makan,” ujar Safrudin perwakilan pedagang.
Anggota DPRD Kampar yang sebelumnya
juga menginisiasi pertemuan antara pedagang, dinas pasar dan pengelola MPP
Plaza mengaku miris dengan kondisi yang ada saat ini.
“ Harga lapak 240 ribu per bulan,
tempatnya sangat tidak layak. Pedagang hari Rabu dan Minggu tidak pula diprioriataskan,”
ungkap Syahrul Aidi.
Ia menambahkan, biaya membayar lapak
baru yang ditetapkan sangat memberatkan pedagang.
“ Pedagang yang menghuni blok B saja
sudah banyak yang gulung tikar karena tidak mampu bayar kredit lapak yang
mereka huni, jangan sampai yang diluar juga mengalami hal yang sama,” ujarnya.
Pernyataan Syahrul Aidi ini mendapat
dukungan dari anggota dewan lainnya, Fahmil SE ME. Ia juga membuka peluang
untuk mengkaji ulang perjanjian antara pemerintah dan MPP tentang terminal.
“ Kalau perlu direvisi dan dikaji
ulang, dan kalau bisa dibebaskan untuk pedagang. Mereka ini kan berjualan untuk
cari makan, bukan untuk jalan ke Bali, apalagi ini bulan ramadhan,” pungkasnya. (dir)

Kirim komentar Anda disini

Komentar