Sabtu , Desember 4 2021

Pelajar Kelas 5 SD di Tambang diduga Terseret Banjir

Foto suasana banjir 

Detak kampar.com  TAMBANG –Peristiwa banjir yang melanda sebagian besar wilayah kabupaten Kampar akhirnya memakan korban.

Minggu 17 Januari 2016 sekira pukul 14.30 wib telah terjadi peristiwa tenggelam seorang anak laki-laki yang diduga hanyut terseret arus air akibat bencana banjir di Desa Palung Raya Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.
Korban diketahui bernama M. Rifal Afri (LK 10 TH), pelajar kelas 5 SD Negeri 015 Tambang yang beralamat di Dusun III Koto Jaya Desa Palung Raya Kecamatan Tambang.
Peristiwa ini berawal pada hari Minggu (17/1) sekira pukul 14.05 wib, saat itu orang tua korban bernama In Afrianto tengah berada di Jalan Lingkar Desa Palung Raya hendak pergi membeli minyak tanah ke Dusun I dengan menggunakan sampan karena saat itu kondisi jalan tergenang air akibat banjir setinggi 120 cm. 
Tiba-tiba korban M. Rifal Afri datang menyusul ayahnya dan ingin ikut bersamanya. Karena korban tidak bisa berenang akhirnya disuruh orang tuanya untuk menunggu di tepian jalan lingkar tersebut denganengatakan “kamu tunggu disini saja ayah tidak lama, kalau nanti ayah lama kamu pulang saja duluan kerumah” , korbanpun mengiyakan perkataan orang tuanya. 
Setelah itu ayah korban melanjutkan perjalanannya membeli minyak tanah dengan sampan, sekira pukul 14.30 wib saat ayahnya kembali ke tempat korban disuruh menunggu sudah tidak terlihat lagi keberadaannya. Ayah korban bertanya kepada salah seorang saksi yang ada disekitar tempat tersebut yaitu sdr. Ibnu Hasim tentang keberadaan anaknya, saksi mengatakan kalau dia tadi menyuruh korban keatas tepian dan setelah itu terlihat korban langsung pergi bersama temannya aditya Hidayat.
Namun tanpa disadari oleh temannya itu, korban kembali pergi ke Jalan Lingkar yang digenangi banjir tersebut hingga akhirnya korban hilang diduga telah diseret arus banjir. 
Hingga berita ini dibuat, keluarga korban bersama masyarakat dibantu anggota Polsek Tambang dan Basarnas masih terus mencari keberadaan korban disekitar lokasi kejadian namun masih belum ditemukan.
Kapolsek Tambang AKP RZ. Siregar yang dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa Tim Basarnas dibantu personil Polsek Tambang serta warga masyarakat masih terus melakukan pencurian terhadap korban.
Kepada warga masyarakat kembali diingatkan untuk lebih waspada dalam mengawasi anak anak terutama disaat banjir ini.(izal/nm)

Kirim komentar Anda disini

Komentar