Rabu , 12 Desember 2018

Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresure, Dinkes Kampar Kunker Ke Diskes Kab.Inhil

Tembilahan, DETAKKAMPAR.CO.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir pemenang lomba terbaik tingkat nasional tahun 2018 tentang asuhan mandiri kesehatan tradisional melalui pemanfaatan taman obat keluarga (TOGA) dan Akupresure.

Dalam hal ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar lakukan kunjungan lapangan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir, pada Senin (19/11/2018).

Kegiatan Penilaian Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) merupakan salah satu implementasi dari program asuhan mandiri pemanfaatan TOGA dan Akupresure yang bertujuan mendorong masyarakat agar mampu mengatasi gangguan kesehatan ringan dengan prinsip kesadaran, keinginan sendiri, kebersamaan, kerjasama, kemandirian, komitmen dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pada bulan Agustus tahun 2018 yang lalu Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hiir (Inhil) mewakili Provinsi Riau dalam ajang Nasional sebagai pemenang terbaik.

Dalam rombongan kunjungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar ini, dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kampar Nurbit SIP MH, Kepala Bidang Yankes dr.Alimora, Kepala Seksi Surveilance Ade Artato SKM, Kepala Seksi Pembiayaan Edi Pribadi SKM MKes, Kepala Sub Bagian Keuangan Sapta Yulis SE, dan Bendahara Sazmi Arjoni serta beberapa staf Dinas Kesehatan Kab.Kampar.

Kunjungan kali ini, rombongan Dinas Kesehatan Kab.Kampar disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil H Zainal Arifin SKM MKes dan beberapa pejabat struktural lainnya.

Menyambut kunjungan rombongan Dinas Kesehatan Kab.Kampar, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Inhil menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Dinas Kesehatan Kab.Kampar dengan sambutan penuh keakraban.


“Selamat datang kami sampaikan kepada rombongan Dinas Kesehatan Kampar, dan terima telah berkunjungan ke tempat kami dan semoga ini menjadi awal kebaikan buat kita bersama”, ujar Zainal Arifin, Kadiskes Kab.Inhil.

Lanjut, dirinya mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir memiliki 27 Puskesmas dengan SDM Kesehatan 70 orang Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM), dan 80 orang Bidang serta 30 orang Perawat.

Untuk mendukung program kegiatan Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional melalui pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresure seluruh Puskesmas Diskes Kab.Inhil memiliki USG, EKG, Urin analyzer dan hematolyzer, serta Dinas Kesehatan telah membangun 21 tower untuk system kerja “say no paper” (system digital).

Demikian dibeberkan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Inhil, H Zainal Arifin SKM MKes. (Senin, 19/11).

Ditambah H Zainal Arifin SKM MKes menjelaskan bahwa di Kabupaten Inhil sudah diterbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Inisiasi Menyusui Dini (IMD), Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda), dan STBM serta ada 14 Puskesmas di wilayah kerjanya sudah tidak menggunakan kertas lagi (system digital).

Masih dalam kunjungan lapangan, “terima kasih atas sambutan yang sangat meriah dari keluarga besar Dinas Kesehatan Kab. Inhil serta ilmu dan penyampaian yang sangat bermanfaat buat kemajuan kita bersama,” Pungkas Kepala Dinas kesehatan Kab.Kampar, Nurbit SIP MH.

Tutup Kepala Dinas Kesehatan Kab. Kampar Nurbit SIP MH, “dalam kunjungan kami kali ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Dinas Kesehatan Kab. Kampar dengan Dinas Kesehatan Kab. Inhil dalam hal Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Melalui Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresure khususnya serta dalam hal peningkatan derajat kesehatan masyarakat Indonesia umumnya.” Tuturnya.

(M.Hasbi-Red/MR-Humas)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Mobil Listrik Kasuari dan Blits Singgah Di Kampar

Bangkinang Kota, DETAKKAMPAR.CO.ID – Mobil listrik PLN yang mencoba rute dari Surabaya – Aceh dengan ...