Minggu , Desember 5 2021

Pemerintah Sampaikan Jawaban terhadap Pandangan fraksi-fraksi tentang RAPBD 2016

Detak kampar.com Bangkinang
Kota
 – Asisten Administrasi Umum Setda Kampar Ir. Nurahmi menyampaikan
Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan fraksi-fraksi  DPRD Kampar terkait
nota keuangan penyususunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
(RAPBD) Kabupaten Kampar yang diadakan di ruang rapat Paripurna DPRD Kampar
pada rabu, 16/12 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kampar Ramadhan S.Sos,
Sunardi dan dihadiri oleh Anggota DPRD Kampar dan Kepala SKPD Kabupaten Kampar.

Jawaban
pemerintah ini merupakan hasil dari pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kampar
yang diadakan beberapa waktu lalu oleh seluruh fraksi DPRD Kampar tentang
Rancangan APBD Kampar tahun 2016 tentang berbagai program pembangunan Pemkab
Kampar.
Bupati
Kampar yang diwakili Asisten Administrasi Umum  Ir Nurrahmi tersebut
menyampaikan bahwa ungkapan terima kasih kepada fraksi-fraksi yang telah
melakukan pembahasan dan menyampaikam tanggapan baik dalam bentuk pertanyaan,
saran dan pendapat serta informasi yang hakikatnya bersifat membangun untuk
kesempurnaan dari Rancangan APBD Kabupaten Kampar tahun 2016.
Salah satu
jawaban yang disampaikan adalah tanggapan yang disampaikan oleh fraksi Nasdem
yang menilai bahwa pelayanan kesehatan yang sudah bagus namun perlu juga
membuat terobosan-terobosan dalam menyikapi berbagai permaslahan kesehatan di
kabupaten Kampar. Begitu juga terkait dengan penyediaan akan kekurangan guru
terutama di daerah-daerah terpencil yang masih mengalami kekurangan guru
terutama guru PNS. 
Di katakana
Nurahmi  ini diakibatkan karena saat ini pemerintah tidak dibenarkan untuk
mengangkat guru kontrak daerah sesuai dengan peraturan Pemerintah no 48 tahun
2005, untuk itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kampar telah memberikan
insentif untuk tenaga pendidik komite beserta operator sekolah serta
mengoptimalkan tenaga pendidik yang ada” Kata Nurahmi.
Menyikapi
pandangan daru fraksi PPP-PKS yang menilai pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar
Nurhami menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kampar melebihi
pertumbuhan ekonomi nasional, perhitungan ini berdasarkan PDRB Kabupaten Kampar
atas harga konstan tahun 2000 (berdasarkan data BPS). Begitu juga terkait
Rancxangan Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) dengan hasil evaluasi
kinerja pembangunan daerah tahun 2012 sampai dengan pertengahan tahun 2015
secara umum pencxapaian pembangunan telah berada pada jalur yang seharusnya
baik pencapaian sasaran, index Kinerja Utama, maupun index Kerja Daerah yakni
rata-rata 67,5 persen.
Sementara
terkait program pengentasan kemiskinan yang dilakukan Pemkab Kampar Ir. Nurahmi
menyampaikan bahwa   angka kemiskinan di Kabupaten Kampar pada awal
tahun 2012  berdasarkan hasil maping  dengan menggunakan indicator
lokalitas masih tinggi yakni sebesar 22,48 persen, ini tak terlepas dari
indikasi terhadap kepemilikam modal/asset, pendidikan yang rendah, produktifitas
rendah. Maka dengan kondisi ini Pemkab Kampar memutus rantai kemiskinan dengan
peningkatan keterampilan dan pengetahun diteruskan dengan penguatan modal dan
pendampingan terhadap usaha yang dilakukan.
Peningkatan
ini telah dilakukan dengan melatih sebanyak 11.760 orang dan sampai September
2015 sudah terlatih sebanyak 7.103 orang (terealisasi 60 persen).
Sementara
untuk rumah kumuh Pemkab Kampar telah menargetkan untuk membenahi sebanyak
5.533 rumah yang tidak layak huni hingga tahun 2016. Saat ini sudah dilakukan
pembenahan (pembangunan baru peningkatan kualitas) sebanyak 3.710 rumah. 
Maka melihat
pada program yang dijalankan oleh Pemkab Kampar berdasarkan evaluasi pada maret
2015 angka kemiskinan menjadi 12,30 persen. Penurunan ini mengindikasikan bahwa
program Pemerintah Kampar telah berhasil menurunkan angka kemiskinan,
keberhasilan ini bukan saja hasil kerja eksekutif tetapi merupakan bukti kerja
sama yang baik selama ini antara eksekutif dan legislative serta dengan elemen
masyarakat Kata Nurahmi yang menyikapi bernbagai pandangan dari fraksi-fraksi
DPRD Kampar diantaranya Fraksi Hanura, fraksi PDIP, fraksi PAN, fraksi
Gerindra, fraksi Demokrat dan fraksi Golkar.
Diakhir
jawaban Nurahmi menyampikan terima kasih atas bahasan oleh fraksi DPRD Kampar
semoga kedepan dapat menjadikan Kabupaten Kampar lebih baik. Selanjutnya RAPBD
ini akan  di bahas pada tingkat Komisi DPRD Kampar sebelum dijadikan Perda
APBD Kampar” Kata Nurahmi (Edi/hms)

Kirim komentar Anda disini

Komentar