Senin , Oktober 25 2021

Pemkab Kampar Terus Wujudkan Sentra Bawang Merah

Detak kampar.com, SIAKHULU-Kabupaten Kampar
yang selama ini diketahui jangankan untuk menghasilkan bawang merah subur,
untuk mau tumbuh saja dipertanyakan. Akan tetapi semenjak 2013 Pemda Kampar
optimis akan menjadi sentral bawang di Sumatera, hal ini sudah dibuktikan dengan
panen bawang merah yang kembali dilakukan di desa Geringging Kecamatan Kampar
Kiri Kabupaten Kampar dengan hasilnya sangat memuaskan baik mutu dan
kualitasnya bahkan melebihi kota asalnya yakni brebes. 



Hal
diatas disampaikan Bupati Kampar H Jefry Noer, SH melalui telpon gengamnya
Kamis (23/10/14) saat dikonfirmasi Humas Setda Kampar terkait panen bawang
merah yang dilakukan dilokasi Pilot Project sentra bawang merah Desa Sei
Geringging Kecamatan Kampar Kiri. 



Semenjak
dimulainya penanaman sentra bawang merah di Sei Geringging pada oktober 2013
yang lalu sampai sekarang hasil yang diperolah dari pilot project tersebut
telah membuktikan bahwa kabupaten juga bisa menghasilkan bawang merah yang tak
kalah dengan hasil daerah penghasil bawang terkenal. 

Jefry Noer, akan melakukan
panen raya bersama, walaupun saat ini Kamis (23/10/14)r sebagian bawang telah
dipanen disebabkan masa panen yang telah sampai dan mesti segera dipanen agar
bawang tidak membusuk. 



Sementara
itu, Kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kampar, Hendri Dunan mengatakan, pilot
projek bawang merah ini bukan hanya menjadi penghasil bawang merah, tapi saat
ini juga dijadikan sebagai wadah untuk praktek bagi masyarakat Desa Sei
Geringging dan sekitarnya yang mengikuti Sekolah Lapangan Pengendalian Hama
Terpadu (LPHT) 



Peserta
LPHT diajarkan bagaimana cara mengendalikan hama penyakit dari dini yang
menjadi persoalan pada tanaman bawang dan diharapkan dengan telah mengetahui
cara pengendalian hama tersebut secara hayati, apabila ingin melalukukan
penanaman bawang diharapkan dapat menekan ongkos produksi dibidang pengendalian
hama. 



Masyarakat
yang mengikuti LPHT memang sengaja disiapkan sebagai anggota siap pakai yang
akan mendampingi masyarakat yang telah mengikuti pelatihan P4S di lokasi
pertanian terpadu Desa Kubang Jaya, agar nanti menjadi petani yang siap pakai
untuk terwujudnya Kabupaten Kampar menjadi sentra Bawang
Merah.***(dir/riauterkini)

Kirim komentar Anda disini

Komentar