Rabu , 12 Desember 2018

Pengaruh Teknologi Informasi di Zaman Now

Oleh: Yossy Irawan, S. Kom

Alumi Sistem Informasi UIN SUSKA RIAU
Mahasiswa Magister Komputer Universitas Putera Indonesia (UPI) Padang

Seiring perkembangan zaman, teknologi informasi berkembang semakin pesat. Salah satunya ialah perkembangan teknologi informasi melalui media cetak atau surat kabar yang saat ini berubah tren dan berkembang ke bentuk media elektronik yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja melalui jaringan internet.

Perkembangan teknologi informasi juga diiringi dengan penggunaan perangkat smartphone yang semakin hari semakin meningkat. Dengan perangkat teknologi informasi berupa smartphone, dunia teknologi informasi sudah ada di genggaman kita.

Bayangkan hanya dengan menggunakan smarphone yang terhubungan dengan jaringan internet seseorang sudah bisa berselancar mengarungi luasnya samudera dunia digital informasi yang bertebaran.

Keberadaan teknologi informasi berupa jaringan internet memberi dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat dan remaja. Disana mereka bisa dengan cepat mendapatkan informasi, memudahkan mencari tugas sekolah atau tugas kuliah, menambah wawasan, dan melakukan aktivitas lainya seperti Facebook, Twitter, Line, BBM, Whatapps.

Selain itu ada juga pembisnis memanfaaatkan teknologi informasi untuk memasarkan produk yang dijual, karena dengan teknologi informasi pembisnis bisa menekan biaya pemasaran dan bisa memperluas jangkauan pasar.


Selain dampak positif, penggunaan teknologi informasi juga bisa memberi dampak negatif bagi kalangan masyarakat khususnya remaja. Misalnya remaja mengakses konten yang tidak sesuai dengan umur mereka seperti mengakses/membuka situs porno dengan menonton adegan-adegan yang tidak pantas untuk mereka lihat.

Hal tersebut tentulah tidak pantas dilihat oleh remaja karena bisa menggoyahkan iman mereka, dan bisa merusak moral mereka. Perlu kita ketahui masa remaja adalah masa ingin mencari tahu dan masa ingin mencotoh dan mencoba dari apa yang mereka lihat dan mereka rasakan.

Penggunaan teknologi informasi ini perlu kita awasi pada remaja karena para remaja merupakan generasi penerus bangsa. Jangan sampai gara-gara salah menggunakan teknologi informasi, generasi penerus bangsa kita menjadi rusak.

Dari sisi sosial dampak penggunaan teknologi informasi membuat remaja akan menjadi pribadi yang tertutup dengan dunia luar. Karena mereka lebih sibuk berinteraksi dengan dunia teknologi media sosial dari pada kehidupan sosial bermasyarakat.

Sehingga para remaja menjadi acuh tak acuh dengan lingkungan sekitarnya.
Disinilah pentingnya peran orang tua dalam mengawasi dan mambatasi anak dalam menggunakan teknologi informasi agar tidak disalahgunakan.

Kebanyakan orang tua sekarang memberikan alat teknologi informasi seperti smartphone dan laptop kepada anaknya agar si anak dapat mengikuti perkembangan teknologi terutama dalam mempermudah proses pembelajaran. Namun tidak diiringi oleh pengawasan penggunaan yang lebih lanjut, tentunya tujuan baik yang semula diharapkan orang tua dapat berubah menjadi dampak yang negatif pada si anak.

Tanpa pengawasan penggunaan teknologi pada anak, anak akan terjerumus pada sisi negatif dalam penggunaan teknologi, sehingga akan sulit untuk mendapatkan sisi positif seperti yang kita inginkan.

Karena itu tidak bisa dipungkiri bahwa peran orang tua dalam mengawasi dan menuntun anak dalam menggunakan teknologi informasi menjadi hal penting, sehingga sikap dan perilaku anak atau remaja bisa sesuai dengan yang diharapkan orang tua sesuai dengan perkembangan umurnya.
Pesan moral dari penulis buat para orang tua adalah bahwa Teknologi Informasi memang menjadi solusi cerdas untuk zaman sekarang, tetapi bukan menjadi solusi terbaik buat anak kita yang masih seumuran jagung bakar.

Peran orang tua berperan penting dalam pengawasan penggunaan teknologi informasi pada anak, agar terciptnya generasi anak bangsa yang terdidik dalam menyonsong masa depan yang lebih baik.

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

One Day No Rice itu Wagu, Pak Bup

Gerakan One Day No Rice pertama kali dicanangkan Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, untuk menggalakkan ...