Sabtu , November 27 2021

Pengukuhan Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kemenag Kampar Telah Dilaksanakan

Detak kampar.com BANGKINANG
 – Pengukuhan Pengurus  Dharma
Wanita Persatuan (DWP), Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar masa Bhakti
2015-2020 telah dilaksanakan. Demikian disampaikan Ketua DWP Kantor Kemenag
Kampar Dra Nurias Fairus didampingi Sekretaris Nurjannah SPdI, hari Jum’at
(02/10) di Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar.

Nurias
mengatakan, acara Pengukuhan DWP Kemenag Kampar ini dilaksanakan pada hari
kamis sore kemaren (01/10) di Aula Lantai II Kantor Kementerian Agama Kab.
Kampar, yang langsung dikukuhkan oleh Wakil Ketua DPP Kab. Kampar Ibu Hefni
Erizul.
Adapun
susunan pengurus DWP unsur pelaksana Kantor Kementerian Agama Kab. Kampar masa
bhakti 2015-2020 ini, untuk Penasehat Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.
Kampar, Kepala Subbag Tata Usaha dan Kasi. Untuk ketua Dra Nurias Fairus, Wakil
Ketua I Rusyanti Mhd. Hakam, Wakil Ketua II Zulhijjah Syafrizal dan Wakil Ketua
III Dasnawilis MSy. Untuk Sekretaris Nurjannah SPdI, wakil Sekretaris Rahayu
Puji Hastuti, Bendahara Nasibah Holip dan Wakil Bendahara Ummi Marhamah, ucap
Nurias.
Untuk
Bidang Pendidikan, Ketua Rahma Zainal, Wakil Ketua Arjunitati Hendri, Sekretari
Fitriah Tugiat, anggota Mazdarianti Mendra dan Nurhidayati Sasra. Bidang
ekonomi, Ketua Deswita Dirhamsyah, Wakil Ketua Zamrianis Erman, Sekretaris Elia
MPd, Anggota Riswani Zulkifli dan Mirna Kartika Sari Zul Irianto. Sedangkan
untuk bidang sosila budaya Ketua Fitria Hastuti Mhd Ali, Wakil Ketua Salma
Faizin, Sekretaris Hartati Madjais, Anggota Midarwati dan Elmi MSy, terang
Nurias.
Dharma
Wanita Persatuan Pada Waktu Didirikan tanggal 5 Agustus 1974 ini, Bernama
Dharma Wanita yang merupakan organisasi isteri Pegawai Republik Indonesia pada
masa orde baru. Waktu itu didirikan oleh Ketua Dewan Pembina KORPRI Bapak Amir
Machmud, atas prakarsa Ibu Tien Soeharto  selaku ibu Negara. Organisai ini
beranggotakan isteri Pegawai Negeri Sipil (PNS), Anggota ABRI yang di karyakan
dan Pegawai BUMN. Pada era repormasi tahun 1998, organisasi ini melakukan
perubahan mendasar yaitu menjadi organisasi kemasyrakatan yang netral dari
politik, independen dan demokratis. Penambahan kata Persatuan di sesuaikan
dengan nama Kabinet Persatuan Nasional dengan Abdurrahman Wahid sebagai
Presidennya waktu itu, jelas Nurias. ***zul

Kirim komentar Anda disini

Komentar