Senin , 16 September 2019

Pesona Alam ulu Kasok, Raja Ampatnya Kampar

XIII KOTO KAMPAR,DETAKKAMPAR.CO.ID – Puncak ulu kasok yang berada di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar telah menjadi objek tujuan wisatawan tidak hanya dari Kabupaten Kampar, namun juga banyak wisatawan yang berasal dari luar kabupaten bahkan provinsi. Hingga saat ini, pengunjung Puncak ulu kasok telah mencapai puluhan ribu pengunjung setiap harinya setelah dibuka oleh pengelola.

Meskipun belum mendapat sentuhan langsung dari pemerintah dalam pembangunan fasilitas objek wisata, pemandangan indah bak raja ampat di pulau cendra wasih itupun sudah dapat dinikmati di Kabupaten Kampar. Penyebaran informasi tentang keindahan ulu kasok yang tidak terlalu jauh untuk dijangkau ini baru sebatas informasi melalui media social.

Keterbukaan masyarakat tentang potensi wisata sangat dibutuhkan, karena pariwisata diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian masyarakat, hal ini terbukti sejak diketahuinya potensi wisata alam ini dan dikelolah oleh masyarakat tempatan melalui pembinaan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar telah mendapat pemasukan belasan juta setiap harinya.

Kepada detakkampar.co.id pengelolah wisata ulu kasok Badowi mengatakan sejak lebaran hingga saat ini pemasukan dari jasa parkir sudah mendapatkan uang hingga belasan juta setiap harinya. Banyak dari keluarganya dan masyarakat sekitar yang bekerja di ulu kasok dengan upah harian.

Tidak sampai disitu, jasa minuman dan makananpun kebanjiran rezeki karena dapat dipastikan setiap pengunjung membeli minuman lantaran medan menuju puncak ulu kasok butuh berjuangan untuk mencapainya.  Hingga saat ini pedagang minuman di kawan wisata ulu kasok tercatat 17 pedagang, dan masih ada lagi jasa payung, bias dimanfaatkan oleh pengunjung jika panas terik matahari menyengat.

Bupati Kampar Kunjungi Potensi Wisata Ulu Kasok

Banyaknya kunjungan wisatawan ke puncak ulu kasok Bupati Kampar Azis Zaenal dan beberapa pejabat kepala dinas Kampar Kadis PUPR Indra Pomi, Kadis Pertanian Hendri Dunan, Bappeda Kampar Azwan dan pejabat Kampar lainnya kunjungi wisata yang tengah fenomenal di XIII Koto Kampar ini, minggu (16/7/2017).

Kunjungan ini tidak terlepas dari dari komitmen pansus (rencana tata ruang wilayah) RTRW DPRD Provinsi Riau untuk memajukan kampar dalam bidang pariwisata. Kunjungan Bupati Kampar langsung di damping oleh ketua pansus RTRW DPRD Riau Asri Auzar dan Anggota Masnur.

Kepada wartawan Azis mengatakan pemerintah komit bersama DPRD Riau, DPRD Kampar, ninik mamak, serta masyarakat untuk memajukan Kampar khususnya dibidang pariwisata. “sebenarnya kita memiliki banyak potensi wisata namun permasalahannya kurang serius untuk mengelolah,” ungkap Azis.

Masa pemerintahannya Azis berkomitmen untuk memajukan pariwisata Kampar, sehigga terwujud destinasi wisata Kampar di Provinsi Riau. “kedepan masyarakat riau dan Kampar khususnya tidak perlu lagi berwisata keluar daerah karena Kampar tidak kalah dengan daerah lain terkait periwisata,” terangnya.

“kita punya sungai ijau setiap liburan ribuan pengunjung memadati kawasan itu, sekarang  kita miliki ulu kasok yang disebut-sebut raja ampatnya Kampar dengan jumlah pengunjung sangat pantastis dan ini sangat potensi dikelolah menggunakan dana pusat,” ujarnya lagi.

Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar Ir. H. Azwan, M.Si  menerangkan bahwa hal ini juga sudah dibicarakan dengan anggota pansus (pantia khusus) RTRW DPRD Riau dengan turun langsung meninjau lokasi kawasan wisata yang langsung ditindak lanjuti oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Kampar dan tim dari Bappeda Kampar untuk menentukan titik koordinat objek-objek pariwisata unggulan yang sedang viral dan mendunia seperti  candi Muara Takus dan ulu kasok, gulamo , air terjun panisan dan lain-lain untuk diajukan ke pansus RTRW.

“Alhamdulillah tim pansus RTRW DPRD Riau hari ini langsung turun ke lokasi yang kita ajukan,” ujar Azwan.

Pulau Qeis Trend Camp Manjakan Pengunjung

Sebelum menuruni bukit menuju pulau Qeis camp dari puncak ulu kasok sudah banyak menawarkan lokasi dan tempat pengunjung mengambil momen untuk selfie, rumah pohon, rumah kayu yang di desaign seperti rumah ladang yang digunakan oleh masyarakat pulau gadang untuk berteduh di tengah ladang dan ini menjadi rumah kedua para petani.

Usai menuruni lereng bukit bertemu sebuah dermaga kecil dan telah menunggu parahu-perahu, dengan ongkos pulang pergi (PP) Rp 15.000/ orang perahu akan mengantarkan pengunjung ke pulau Qeis camp untuk menikmati pemandangan danau PLTA Koto Panjang dari dekat, dan menikmati pemandangan dan ikan-ikan keramba para petani keramba.

Fikri salah seorang pengelolah menyebutkan fasilitas di pulau qeis camp tidak akan mengecewakan, seperti kamar mandi permanen, café, tempat permainan dan lokasi mandi yang aman bahkan pulau ini menyediakan tenda siap pakai untuk pengunjung beristirahat.

“bagi pengunjung wisata pancing Qeis camp menyediakan tempat-pembakaran ikan, dan tempat bersantai keluarga maupun dari kalangan mahasiswa, hingga liburan rekan-rekan kerja,” paparnya. (Adv)

Kirim komentar Anda disini

Komentar

Baca Juga

Kadis Pariwisata Buka Acara Malam Puncak Bujang Dara Kampar 2019

BANGKINANG KOTA,DETAKKAMPAR.CO.ID – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Ir Zulia Dharma, mewakili Bupati ...